Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Jum'at, 16 Juli 2021 - 21:19 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat Reserve Replacement Ratio (RRR) Indonesia hingga Semester I/2021 mencapai 131,2 juta barel setara minyak (MMBOE). Realisasi tersebut mencapai 21,11 persen dari yang ditargetkan sebesar 625 MMBOE.
"Ini berarti tambahan cadangan sebanyak 131,2 MMBOE," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, saat konferensi pers virtual Jumat, (16/7/2021).
Dibagian lain, realisasi hulu migas sepanjang semester I 2021 telah dilakukan 186 pemboran sumur pengembangan, 309 kegiatan workover, dan 11.307 kegiatan well service. "Nilai TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) dari kegiatan-kegiatan hulu migas secara keseluruhan juga berada di atas target mencapai 58%," kata Dwi.
Baca Juga: Kabar Transisi Energi Bikin Investasi Hulu Migas Tak Bergairah
Sedangkan untuk proyek hulu migas 2021, sepanjang semester I tahun ini sebanyak 7 (tujuh) proyek sudah dapat direalisasi, dan memberikan tambahan produksi sebesar 10.710 BOPD dan gas sebesar 475 MMSCFD. "Nilai investasi proyek-proyek tersebut mencapai USD1,4 miliar atau setara Rp20,9 triliun," tambahnya.
"Ini berarti tambahan cadangan sebanyak 131,2 MMBOE," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, saat konferensi pers virtual Jumat, (16/7/2021).
Dibagian lain, realisasi hulu migas sepanjang semester I 2021 telah dilakukan 186 pemboran sumur pengembangan, 309 kegiatan workover, dan 11.307 kegiatan well service. "Nilai TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) dari kegiatan-kegiatan hulu migas secara keseluruhan juga berada di atas target mencapai 58%," kata Dwi.
Baca Juga: Kabar Transisi Energi Bikin Investasi Hulu Migas Tak Bergairah
Sedangkan untuk proyek hulu migas 2021, sepanjang semester I tahun ini sebanyak 7 (tujuh) proyek sudah dapat direalisasi, dan memberikan tambahan produksi sebesar 10.710 BOPD dan gas sebesar 475 MMSCFD. "Nilai investasi proyek-proyek tersebut mencapai USD1,4 miliar atau setara Rp20,9 triliun," tambahnya.
Lihat Juga :