Yen Melemah Atas USD, Rupiah Dibuka Semringah
Kamis, 17 Maret 2016 - 10:10 WIB
Yen Melemah Atas USD, Rupiah Dibuka Semringah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka cukup menguat, meski dalam pergerakannya mulai melemah, namun tetap terapresiasi dibanding penutupan kemarin. Penguatan rupiah hari ini di tengah melemahnya yen terhadap USD.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka menguat di level Rp13.053/USD dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.240/USD. Namun, pada pukul 09.50 WIB mulai bergerak melemah ke level Rp13.160/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka berada di level Rp13.106/USD dengan kisaran Rp13.106-Rp13.195/USD atau menguat dibanding penutupan kemarin di level Rp13.266/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.163/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 09.50 WIB berada di level Rp13.165/USD. Posisi ini terlihat menguat dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.275/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.16/USD. Posisi ini menguat tipis dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.169/USD.
Dilansir dari Reuters, USD terlihat menguat di perdagangan Asia hari ini setelah menurun tajam menyusul keputusan Federal Reserve (The Fed) yang menahan suku bunga dan kemungkinan akan turun pada akhir tahun ini.
USD naik 0,2% terhadap yen menjadi 112,73 setelah meluncur ke level terendah satu pekan di poisisi 112,335 menyusul pengumuman The Fed. Angka ini tetap dalam kisaran yang antara 11 Februari yang rendah di level 110,985 dan posisi tinggi pada 2 Maret pada saat menyentuh 114,875.
Sementara, euro terhadap yen naik 0,1% menjadi 126,42. Meski demikian, euro masih melemah 0,1% terhadap USD ke level 1,1214 EUR, setelah The Fed membantu mendorongnya ke level tertinggi dalam satu bulan di posisi 1,1244.
Indeks USD terhadap beberapa mata uang utama memang turun sekitar 0,2% ke 95,738, setelah sebelumnya terjun ke posisi terendah dalam satu bulan di posisi 95,539.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka menguat di level Rp13.053/USD dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.240/USD. Namun, pada pukul 09.50 WIB mulai bergerak melemah ke level Rp13.160/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka berada di level Rp13.106/USD dengan kisaran Rp13.106-Rp13.195/USD atau menguat dibanding penutupan kemarin di level Rp13.266/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.163/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 09.50 WIB berada di level Rp13.165/USD. Posisi ini terlihat menguat dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.275/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.16/USD. Posisi ini menguat tipis dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.169/USD.
Dilansir dari Reuters, USD terlihat menguat di perdagangan Asia hari ini setelah menurun tajam menyusul keputusan Federal Reserve (The Fed) yang menahan suku bunga dan kemungkinan akan turun pada akhir tahun ini.
USD naik 0,2% terhadap yen menjadi 112,73 setelah meluncur ke level terendah satu pekan di poisisi 112,335 menyusul pengumuman The Fed. Angka ini tetap dalam kisaran yang antara 11 Februari yang rendah di level 110,985 dan posisi tinggi pada 2 Maret pada saat menyentuh 114,875.
Sementara, euro terhadap yen naik 0,1% menjadi 126,42. Meski demikian, euro masih melemah 0,1% terhadap USD ke level 1,1214 EUR, setelah The Fed membantu mendorongnya ke level tertinggi dalam satu bulan di posisi 1,1244.
Indeks USD terhadap beberapa mata uang utama memang turun sekitar 0,2% ke 95,738, setelah sebelumnya terjun ke posisi terendah dalam satu bulan di posisi 95,539.
(izz)