IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat Tipis Saat Bursa Jepang Memerah
Jum'at, 18 Maret 2016 - 17:07 WIB
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat Tipis Saat Bursa Jepang Memerah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan berhasil bertahan di zona hijau sepanjang hari hingga sesi penutupan sore ini, Jumat (18/3/2016). IHSG berakhir menguat tipis 0,02 poin atau 0,00% ke level 4.885,71 ketika bursa Jepang memerah sendiri di tengah menguatnya mayoritas bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat menguat 6,63 poin atau 0,14% ke level 4.892,32 dan pada sesi I IHSG masih kuat menghijau atau menguat 2,06 poin atau 0,04% ke level 4.887,75. Sementara, pada perdagangan sebelumnya ditutup terapresiasi 24,25 poin atau 0,50% ke level 4.885,69.
Seperti dilansir dari Reuters, bursa saham Asia tercatat menjalani tren menguat ketika minyak mentah dunia menyentuh level tertinggi di 2016 ketika dolar Amerika Serikat (USD) melemah saat investor menyambut positif langkah The fed (Bank Sentral AS) menunda penurunan kembali suku bunga acuan mereka.
Optimisme para pelaku pasar menyebar ke Eropa saat beberapa bursa saham seperti Inggris FTSE100 dan Jerman DAX tercatat membaik, meski sempat melemah saat sesi pembukaan pagi tadi. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8% untuk pertama kalinya tahun ini.
Sementara mayoritas bursa Asia tercatat menguat ketika Indeks Hang Seng 167,82 poin atau 0,82% ke level 20.671,63 diikuti Indeks Shanghai melonjak 50,32 poin atau 1,73% ke level 2.955,15. Dan Indeks Strait Times di akhir pekan ini menguat 26,63 poin atau 0,92% ke level 2.906,80.
Pelemahan hanya terjadi pada Indeks Nikkei N225 menyusut 211,57 poin atau 1,25% ke level 16.724,81. Sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini mayoritas bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri menguat 1,34%, dan sektor yang melemah terdalam adalah pertambangan turun 0,89%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,95 triliun dengan 5,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp747,5 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,9 triliun dan aksi beli Rp4,7 triliun. Tercatat 171 saham menguat, 141 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp450 menjadi Rp30.750, PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) naik Rp230 menjadi Rp1.450 dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) naik Rp150 menjadi Rp6.700.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1500 menjadi Rp61,000, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) menyusut Rp65 menjadi Rp2.605.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat menguat 6,63 poin atau 0,14% ke level 4.892,32 dan pada sesi I IHSG masih kuat menghijau atau menguat 2,06 poin atau 0,04% ke level 4.887,75. Sementara, pada perdagangan sebelumnya ditutup terapresiasi 24,25 poin atau 0,50% ke level 4.885,69.
Seperti dilansir dari Reuters, bursa saham Asia tercatat menjalani tren menguat ketika minyak mentah dunia menyentuh level tertinggi di 2016 ketika dolar Amerika Serikat (USD) melemah saat investor menyambut positif langkah The fed (Bank Sentral AS) menunda penurunan kembali suku bunga acuan mereka.
Optimisme para pelaku pasar menyebar ke Eropa saat beberapa bursa saham seperti Inggris FTSE100 dan Jerman DAX tercatat membaik, meski sempat melemah saat sesi pembukaan pagi tadi. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8% untuk pertama kalinya tahun ini.
Sementara mayoritas bursa Asia tercatat menguat ketika Indeks Hang Seng 167,82 poin atau 0,82% ke level 20.671,63 diikuti Indeks Shanghai melonjak 50,32 poin atau 1,73% ke level 2.955,15. Dan Indeks Strait Times di akhir pekan ini menguat 26,63 poin atau 0,92% ke level 2.906,80.
Pelemahan hanya terjadi pada Indeks Nikkei N225 menyusut 211,57 poin atau 1,25% ke level 16.724,81. Sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini mayoritas bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri menguat 1,34%, dan sektor yang melemah terdalam adalah pertambangan turun 0,89%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,95 triliun dengan 5,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp747,5 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,9 triliun dan aksi beli Rp4,7 triliun. Tercatat 171 saham menguat, 141 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp450 menjadi Rp30.750, PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) naik Rp230 menjadi Rp1.450 dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) naik Rp150 menjadi Rp6.700.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1500 menjadi Rp61,000, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) menyusut Rp65 menjadi Rp2.605.
(akr)
Lihat Juga :