Ekonomi Indonesia Harus Dibangun dari Bawah

Sabtu, 19 Maret 2016 - 01:29 WIB
Ekonomi Indonesia Harus...
Ekonomi Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
A A A
JAKARTA - Strategi ekonomi Indonesia harus segera diubah agar Indonesia lebih cepat menjadi negara maju. Selama ini ekonomi masih terpusat pada kelas menengah atas. Akibatnya pertumbuhan ekonomi pun bergerak lambat karena hanya ditopang masyarakat menengah atas yang jumlahnya sekitar 30% dari penduduk Indonesia.

”Ekonomi kita selama ini terpusat pada kalangan elite karena kita fokusnya kepada proyek-proyek besar. Jadi yang dapat juga orang besar,” kata Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) saat bertemu Forum Silaturahmi Keraton Nusantara di Jakarta, Jumat (18/3/2016).

Sementara masyarakat bawah yang jumlahnya 70% tidak mendapatkan perhatian. ”Kalau kita mau cepat, masyarakat menengah ke bawah ini harus tumbuhnya lebih cepat dari menengah atas,” lanjut HT.

Caranya dengan memberikan mereka perlakukan khusus, di antaranya kemudahan mendapatkan akses modal dengan bunga pinjaman yang murah, pelatihan keterampilan, dan proteksi bagi mereka.

HT mencontohkan proteksi yang dimaksud seperti perlindungan bagi petani dari serbuan produk impor. ”Setiap panen keran impor itu dibuka, harganya jatuh dimainin sama tengkulak-tengkulak,” tuturnya. Seharusnya, lanjut HT, saat panen petani dilindungi dari impor agar hasil pertanian mereka tidak jatuh.

Dengan masyarakat bawah naik kelas, jumlah masyarakat atas akan bertambah besar. Akhirnya mereka akan menjadi penggerak ekonomi nasional. Sementara masyarakat yang sudah mapan diberikan kepastian aturan, sebab mereka sudah sanggup untuk bersaing.

Hary mengatakan, Partai Perindo telah melakukan sejumlah program untuk masyarakat kecil. Seperti diketahui Perindo melakukan pembinaan terhadap ribuan UMKM. Saat ini partai berlambang rajawali ini juga telah menyiapkan 10.000 gerobak usaha untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia. Tidak itu saja selanjutnya UMKM binaan diberikan pelatihan dan pendampingan.

Pertemuan HT dengan Forum Silaturahmi Keraton Nusantara juga membahas pelestarian budaya tradisional. ”Dalam tata kehidupan berbangsa dan bernegara, kerajaan-kerajaan diharapkan tetap berpegang teguh pada pelestarian budaya, mempertahankan sesuai dengan zamannya,” kata Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Agung Tedjowulan.

Dia menuturkan pelestarian budaya nusantara harus menjadi perhatian semua pihak. Namun dia menyayangkan minimnya perhatian pemertintah terhadap kelestarian budaya. ”Pemerintah itu bertanggung jawab langsung terhadap kelestarian itu semuanya,” katanya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Movieland Dorong Pertumbuhan...
Movieland Dorong Pertumbuhan Perfilman Nasional, HT: Beberapa Produksi Hollywood Dikerjasamakan
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Apresiasi Natal Nasional...
Apresiasi Natal Nasional 2023 di Surabaya Sukses, HT: Ramai Sekali
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: Ekonomi RI Akan Segera Pulih
Harapan Hary Tanoe di...
Harapan Hary Tanoe di HUT Soulyu
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Digitalisasi Perlu Perhatian Khusus
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
10 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
27 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved