USD Kembali Pulih, Rupiah Dibuka Makin Tak Berdaya
Selasa, 22 Maret 2016 - 10:14 WIB
USD Kembali Pulih, Rupiah Dibuka Makin Tak Berdaya
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka melemah melanjutkan penutupan kemarin yang berakhir di zona merah. Pelemahan rupiah hari ini di tengah mulai menguatnya USD terhadap beberapa mata uang.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.175/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.160/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka melemah atau berada di level Rp13.162/USD dengan kisaran Rp13.159-Rp13.199/USD atau melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp13.151/USD dan pada pukul 10.00 WIB semakin bergerak melemah ke level Rp13.169/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.165/USD. Posisi ini terlihat melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.158/USD.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka juga melemah di level Rp13.190/USD dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.155/USD. Rupiah terus bergerak dan pada pukul 10.00 WIB rupiah barada di level Rp13.170/USD.
Dilansir dari Reuters, Indeks USD terhadap beberapa mata uang rival utamanya terlihat naik 0,1% menjadi 95,417. USD terhadap yen naik 0,1% ke level 112,11. Sementara, Euro terhadap USD turun tipis ke posisi 1,1237.
Sterling bergeak lebih tinggi, namun tetap tertekan oleh kekhawatiran tentang kemampuan Perdana Menteri David Cameron untuk menjaga Inggris berada di Uni Eropa setelah salah satu pejabat senior di kabinetnya mengundurkan diri.
Sterling terhadap USD berada di level 1,4374 atau jauh di bawah posisi Jumat kemarin yang berada di 1,4514. "Sedikit pertengkaran internal partai biasanya tidak berdampak pada sterling, tapi kali ini memiliki peran," kata Jasper Lawler, analis pasar di CMC Markets.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.175/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.160/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka melemah atau berada di level Rp13.162/USD dengan kisaran Rp13.159-Rp13.199/USD atau melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp13.151/USD dan pada pukul 10.00 WIB semakin bergerak melemah ke level Rp13.169/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.165/USD. Posisi ini terlihat melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.158/USD.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka juga melemah di level Rp13.190/USD dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.155/USD. Rupiah terus bergerak dan pada pukul 10.00 WIB rupiah barada di level Rp13.170/USD.
Dilansir dari Reuters, Indeks USD terhadap beberapa mata uang rival utamanya terlihat naik 0,1% menjadi 95,417. USD terhadap yen naik 0,1% ke level 112,11. Sementara, Euro terhadap USD turun tipis ke posisi 1,1237.
Sterling bergeak lebih tinggi, namun tetap tertekan oleh kekhawatiran tentang kemampuan Perdana Menteri David Cameron untuk menjaga Inggris berada di Uni Eropa setelah salah satu pejabat senior di kabinetnya mengundurkan diri.
Sterling terhadap USD berada di level 1,4374 atau jauh di bawah posisi Jumat kemarin yang berada di 1,4514. "Sedikit pertengkaran internal partai biasanya tidak berdampak pada sterling, tapi kali ini memiliki peran," kata Jasper Lawler, analis pasar di CMC Markets.
(izz)