Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup di Wilayah Negatif
Selasa, 22 Maret 2016 - 16:33 WIB
Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup di Wilayah Negatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini berakhir makin melemah hingga berkurang 29,06 poin atau 0,59% ke level 4.856,11. Pelemahan IHSG hari ini di tengah variatifnya (mixed) bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 9,98 poin atau 0,20% ke level 4.875,17 dan pada sesi I IHSG melemah 31,71 poin atau 0,65% ke level 4.853,46. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melemah tipis 0,54 poin atau 0,01% ke level 4.885,16.
Seperti dilansir dari CNBC hari ini, pasar saham Asia ditutup mixed (variatif). Di mana bursa saham Jepang Nikkei 225 yang dibuka kembali menguat setelah libur kemarin, hari ini ditutup naik 323,74 poin atau 1,94% menjadi 17.048,55.
Sementara, Indeks Korea Selatan, Kospi ditutup naik 7,05 poin atau 0,35% menjadi 1.996,81. Indeks Hang Seng ditutup mendatar di level 20.666,75.
Pasar China yang kemarin naik setelah pihak berwenang mengisyaratkan melonggarkan kontrol atas pinjaman margin, dengan komposit Shanghai menutup turun 18,13 poin atau 0,60% menjadi 3.000,67 dan Shenzhen turun 5,58 poin atau 0,29% ke level 1.880,78.
Di sisi lain, Indeks ASX 200 ditutup mendatar di posisi 5.166,60, dengan sub indeks keuangan dan material masing-masing turun 0,46% dan 0,58%.
Sektor saham hari ini bergerak mayoritas ditutup negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor konsumer yang melemah hingga 2,57 disusul sektor manufaktur yang turun 1,84%. Sementara, sektor yang menguat adalah sektor perkebunan dan pertambangan masing-masing menguat 0,65% dan 0,94%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,69 triliun dengan 6,66 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp269,39 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,88 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,61 triliun. Tercatat 168 saham menguat, 155 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp500 menjadi Rp8.000, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp130 menjadi Rp1.465, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp125 menjadi Rp6.975.
Sementara saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.500 menjadi Rp59.300, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp200 menjadi Rp1.900, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melemah Rp200 menjadi Rp30.550.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 9,98 poin atau 0,20% ke level 4.875,17 dan pada sesi I IHSG melemah 31,71 poin atau 0,65% ke level 4.853,46. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melemah tipis 0,54 poin atau 0,01% ke level 4.885,16.
Seperti dilansir dari CNBC hari ini, pasar saham Asia ditutup mixed (variatif). Di mana bursa saham Jepang Nikkei 225 yang dibuka kembali menguat setelah libur kemarin, hari ini ditutup naik 323,74 poin atau 1,94% menjadi 17.048,55.
Sementara, Indeks Korea Selatan, Kospi ditutup naik 7,05 poin atau 0,35% menjadi 1.996,81. Indeks Hang Seng ditutup mendatar di level 20.666,75.
Pasar China yang kemarin naik setelah pihak berwenang mengisyaratkan melonggarkan kontrol atas pinjaman margin, dengan komposit Shanghai menutup turun 18,13 poin atau 0,60% menjadi 3.000,67 dan Shenzhen turun 5,58 poin atau 0,29% ke level 1.880,78.
Di sisi lain, Indeks ASX 200 ditutup mendatar di posisi 5.166,60, dengan sub indeks keuangan dan material masing-masing turun 0,46% dan 0,58%.
Sektor saham hari ini bergerak mayoritas ditutup negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor konsumer yang melemah hingga 2,57 disusul sektor manufaktur yang turun 1,84%. Sementara, sektor yang menguat adalah sektor perkebunan dan pertambangan masing-masing menguat 0,65% dan 0,94%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,69 triliun dengan 6,66 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp269,39 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,88 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,61 triliun. Tercatat 168 saham menguat, 155 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp500 menjadi Rp8.000, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp130 menjadi Rp1.465, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp125 menjadi Rp6.975.
Sementara saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.500 menjadi Rp59.300, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp200 menjadi Rp1.900, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melemah Rp200 menjadi Rp30.550.
(izz)
Lihat Juga :