Rupiah dan IHSG Siang Ini Semakin Terjerumus ke Zona Merah
Rabu, 23 Maret 2016 - 12:26 WIB
Rupiah dan IHSG Siang Ini Semakin Terjerumus ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I ini semakin tercatat terejerembab hingga tembus Rp13.200/USD di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.205/USD, atau masih semakin melemah dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.195/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.200/USD dengan kisaran harian Rp13.140-Rp13.200/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.190/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.190/USD. Posisi tersebut terdepresiasi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.184/USD.
(Baca: Bursa Asia Konsolidasi, IHSG Dibuka Melemah)
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.167/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.175/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih masih terdepresiasi sejak pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini semakin melemah hingga 24,56 poin atau 0,51% ke level 4.831,55. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 4,86 poin atau 0,10% ke level 4.851,25. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 29,06 poin atau 0,59% ke level 4.856,11.
Sektor saham siang ini hampir semuanya berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur yang melemah 1,80% disusul sektor aneka industri yang turun 1,00%. Sementara, sektor yang naik hanya properti sebesar 0,32%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,42 triliun dengan 5,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp355,32 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,45 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,09 miliar. Tercatat 137 saham menguat, 137 melemah dan 90 stagnan.
(Baca: USD Kalah Lawan Euro, Rupiah Dibuka Menguat Tipis)
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.205/USD, atau masih semakin melemah dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.195/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.200/USD dengan kisaran harian Rp13.140-Rp13.200/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.190/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.190/USD. Posisi tersebut terdepresiasi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.184/USD.
(Baca: Bursa Asia Konsolidasi, IHSG Dibuka Melemah)
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.167/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.175/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih masih terdepresiasi sejak pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini semakin melemah hingga 24,56 poin atau 0,51% ke level 4.831,55. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 4,86 poin atau 0,10% ke level 4.851,25. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 29,06 poin atau 0,59% ke level 4.856,11.
Sektor saham siang ini hampir semuanya berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur yang melemah 1,80% disusul sektor aneka industri yang turun 1,00%. Sementara, sektor yang naik hanya properti sebesar 0,32%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,42 triliun dengan 5,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp355,32 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,45 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,09 miliar. Tercatat 137 saham menguat, 137 melemah dan 90 stagnan.
(Baca: USD Kalah Lawan Euro, Rupiah Dibuka Menguat Tipis)
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)