USD Menguat, Rupiah Sore Ini Berakhir Mendatar
Rabu, 23 Maret 2016 - 17:04 WIB
USD Menguat, Rupiah Sore Ini Berakhir Mendatar
A
A
A
JAKARTA - Laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terlihat mendatar di tengah menguatnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.190/USD, dengan kisaran harian Rp13.140-Rp13.205/USD. Posisi tersebut terlihat mendatar dari posisi penutupan sebelumnya.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.200/USD. Posisi ini melemah 5 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.195/USD.
Data Bloomberg menunjukkan, rupiah berada pada level Rp13.182/USD dengan kisaran harian Rp13.152-Rp13.210/USD. Posisi itu menguat tipis jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.184/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.167/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.175/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, USD naik ke posisi tertinggi dalam sepekan terakhir terhadap beberapa mata uang lainnya, didorong oleh komentar hawkish pejabat Federal Reserve (The Fed) dan permintaan safe haven menyusul terjadinya ledakan bom di Brussels, Ibu Kota Belgia kemarin.
Euro terhadap USD jatuh setelah terjadinya ledakan tersebut, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai lebih dari 200 orang. Keadaan ini ternyata membuat mata uang euro melemah hari ini, memukul posisi terendah dalam sepekan di level 1,1180.
Meski demikian, sebagian karena kekuatan USD yang didorong setelah komentar dalam mendukung kenaikan suku bunga AS dari kepala The Fed Philadelphia dan Chicago terkait ekonomi AS. Indeks USD terhadap beberapa enam mata uang rival utama naik sekitar 0,3% ke level 95,920.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.190/USD, dengan kisaran harian Rp13.140-Rp13.205/USD. Posisi tersebut terlihat mendatar dari posisi penutupan sebelumnya.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.200/USD. Posisi ini melemah 5 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.195/USD.
Data Bloomberg menunjukkan, rupiah berada pada level Rp13.182/USD dengan kisaran harian Rp13.152-Rp13.210/USD. Posisi itu menguat tipis jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.184/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.167/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.175/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, USD naik ke posisi tertinggi dalam sepekan terakhir terhadap beberapa mata uang lainnya, didorong oleh komentar hawkish pejabat Federal Reserve (The Fed) dan permintaan safe haven menyusul terjadinya ledakan bom di Brussels, Ibu Kota Belgia kemarin.
Euro terhadap USD jatuh setelah terjadinya ledakan tersebut, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai lebih dari 200 orang. Keadaan ini ternyata membuat mata uang euro melemah hari ini, memukul posisi terendah dalam sepekan di level 1,1180.
Meski demikian, sebagian karena kekuatan USD yang didorong setelah komentar dalam mendukung kenaikan suku bunga AS dari kepala The Fed Philadelphia dan Chicago terkait ekonomi AS. Indeks USD terhadap beberapa enam mata uang rival utama naik sekitar 0,3% ke level 95,920.
(izz)