Operator Blok Masela Diminta Ikuti Arahan Soal Kilang Darat

Rabu, 23 Maret 2016 - 17:59 WIB
Operator Blok Masela...
Operator Blok Masela Diminta Ikuti Arahan Soal Kilang Darat
A A A
JAKARTA - Inpex Corporation yang merupakan salah satu existing operator Blok Masela disarankan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah kilang darat diputuskan untuk pengembangan lapangan abadi di Maluku tersebut. Tenaga Ahli bidang Energi Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Abdul Rahim menambahkan tenaga kerja Indonesia punya pengalaman membangun kilang darat.

"Dalam negeri punya banyak pengalaman kilang darat. Inpex mau tidak mau harus ngikut, kita tuan rumahnya. Mereka tuh tamu, jangan tamu mendikte tuan rumah," ujarnya di Jakarta, Rabu (23/3/2016).

(Baca Juga: Rizal Ramli Semringah Jokowi Pilih Kilang Darat untuk Blok Masela)

Dia menambahkan terdapat selisih yang cukup besar jika kilang tersebut dibangun di darat yakni mencapai Rp78 triliun, sehingga lebih menguntungkan dibandingkan kilang laut. Berdasarkan kajian Kemenko Maritim biaya pembagunan kilang darat (onshore) sekitar USD16 miliar.

Sedangkan jika dibangun kilang apung di laut (ofshore), biayanya mencapai USD22 miliar. Dengan demikian, kilang di darat USD6 miliar lebih murah dibandingkan dengan kilang di laut. "Selisih Rp78 triliun dengan di laut, untung banyak kita. Alhamdulillah (pakai kilang darat), tentu gembira sekali, sesuai dengan perhitungan Kemenko Maritim," katanya.

Lanjut dia pihaknya berusaha meyakinkan bahwa hitungan darat dapat dipertanggungjawabkan karena memiliki tenaga ahli yang menghabiskan puluhan tahun dalam bidang LNG. "Kita berusaha meyakinkan bahwa kita menghitung dengan benar. Kita punya ahli yang puluhan tahun hidupnya di LNG, pernah bangun kilang dan seterusnya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
3 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
3 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
4 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
4 jam yang lalu
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved