IHSG Memerah, Rupiah Siang Ini Masih Loyo
Kamis, 24 Maret 2016 - 12:37 WIB
IHSG Memerah, Rupiah Siang Ini Masih Loyo
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I ini semakin melemah sejak pembukaan tadi pagi pada saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini terkoreksi.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.255/USD, atau masih semakin melemah dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.200/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.260/USD dengan kisaran harian Rp13.218-Rp13.260/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.190/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.251/USD. Posisi tersebut terdepresiasi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.182/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.250/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.167/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih masih terdepresiasi sejak pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini semakin melemah hingga 25,46 poin atau 0,52% ke level 4.828,71. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurnag 16,03 poin atau 0,33% ke level 4.838,14. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 1,93 poin atau 0,04% ke level 4.854,18.
Sektor saham siang ini semuanya berada di jalur merah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah pertambangan yang melemah 1,06% disusul sektor aneka industri yang turun 0,82%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,34 triliun dengan 2,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp155,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp988,23 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp832,62 miliar. Tercatat 123 saham menguat, 158 melemah dan 87 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.255/USD, atau masih semakin melemah dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.200/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.260/USD dengan kisaran harian Rp13.218-Rp13.260/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.190/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.251/USD. Posisi tersebut terdepresiasi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.182/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.250/USD. Posisi ini jauh melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.167/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih masih terdepresiasi sejak pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini semakin melemah hingga 25,46 poin atau 0,52% ke level 4.828,71. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurnag 16,03 poin atau 0,33% ke level 4.838,14. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 1,93 poin atau 0,04% ke level 4.854,18.
Sektor saham siang ini semuanya berada di jalur merah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah pertambangan yang melemah 1,06% disusul sektor aneka industri yang turun 0,82%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,34 triliun dengan 2,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp155,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp988,23 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp832,62 miliar. Tercatat 123 saham menguat, 158 melemah dan 87 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
(izz)
Lihat Juga :