Sudirman Said: Keputusan Blok Masela Bukan Soal Menang Kalah
Kamis, 24 Maret 2016 - 15:32 WIB
Sudirman Said: Keputusan Blok Masela Bukan Soal Menang Kalah
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengemukakan bahwa keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memilih pembangunan kilang di Blok Masela, Maluku dengan skema pipanisasi di darat (onshore), seperti rekomendasi Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli bukan persoalan menang dan kalah.
(Baca: Jokowi Akhirnya Putuskan Kilang Blok Masela Dibangun di Darat)
Pasalnya, ini kebijakan yang menyangkut khalayak, jadi tidak ada menang dan kalah. Dia mengklaim bahwa sejak awal memberikan penjelasan kepada Presiden Jokowi terkait kilang Masela, dan selalu bersikap netral atau tidak condong kepada salah satu opsi.
Karena, mantan Bos PT Pindad (Persero) ini percaya bahwa Presiden Jokowi akan mengambil keputusan terbaik. "Sejak saya berikan penjelasan kepada Bapak Presiden, saya tidak pernah mengatakan bertahan onshore atau offshore. Karena saya netral. Saya percaya Presiden pasti berikan keputusan terbaik," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Sudirman mengaku selalu mengajak seluruh pihak untuk tidak berpolemik dan menunggu keputusan yang akan diambil Presiden. Selama ini, dia tidak pernah mau menanggapi segala polemik yang bergulir terkait rencana pembangunan kilang di Masela.
"Karena Presiden pasti putuskan yang terbaik. Makanya saya tidak pernah menanggapi polemik apapun," imbuh dia. (Baca: Jokowi Pilih Kilang Darat, Menteri ESDM Pastikan Blok Masela Molor)
Menurutnya, perbedaan pendapat yang terjadi antara dirinya dengan Menko Rizal bukanlah sebuah pertandingan sepak bola. Sehingga, tidak ada kekalahan ataupun kemenangan. Karena, keputusan yang diambil pasti terbaik untuk kesejahteraan masyarakat.
"Soal kalah menang ini kan bukan pertandingan sepak bola. Ini publik policy keputusan publik. Jadi yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat itulah yang mesti diputuskan dan kita percaya kepada kebijakan Bapak Presiden," tandasnya.
Sekadar informasi, Jokowi kemarin telah membuat keputusan mengenai rencana pembangunan kilang di Blok Masela. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memilih membangun kilang dengan skema pipanisasi di darat (onshore) sesuai yang direkomendasikan Rizal Ramli.
Sementara, Sudirman dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi merekomendasikan kilang Lapangan Abadi tersebut dibangun di laut dengan skema LNG terapung (floating LNG/offshore).
Baca:
Soal Blok Masela, Rumor Sudirman Said Mundur Mencuat
Terkait Blok Masela, Sudirman Said Bantah Isu Mundur
(Baca: Jokowi Akhirnya Putuskan Kilang Blok Masela Dibangun di Darat)
Pasalnya, ini kebijakan yang menyangkut khalayak, jadi tidak ada menang dan kalah. Dia mengklaim bahwa sejak awal memberikan penjelasan kepada Presiden Jokowi terkait kilang Masela, dan selalu bersikap netral atau tidak condong kepada salah satu opsi.
Karena, mantan Bos PT Pindad (Persero) ini percaya bahwa Presiden Jokowi akan mengambil keputusan terbaik. "Sejak saya berikan penjelasan kepada Bapak Presiden, saya tidak pernah mengatakan bertahan onshore atau offshore. Karena saya netral. Saya percaya Presiden pasti berikan keputusan terbaik," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Sudirman mengaku selalu mengajak seluruh pihak untuk tidak berpolemik dan menunggu keputusan yang akan diambil Presiden. Selama ini, dia tidak pernah mau menanggapi segala polemik yang bergulir terkait rencana pembangunan kilang di Masela.
"Karena Presiden pasti putuskan yang terbaik. Makanya saya tidak pernah menanggapi polemik apapun," imbuh dia. (Baca: Jokowi Pilih Kilang Darat, Menteri ESDM Pastikan Blok Masela Molor)
Menurutnya, perbedaan pendapat yang terjadi antara dirinya dengan Menko Rizal bukanlah sebuah pertandingan sepak bola. Sehingga, tidak ada kekalahan ataupun kemenangan. Karena, keputusan yang diambil pasti terbaik untuk kesejahteraan masyarakat.
"Soal kalah menang ini kan bukan pertandingan sepak bola. Ini publik policy keputusan publik. Jadi yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat itulah yang mesti diputuskan dan kita percaya kepada kebijakan Bapak Presiden," tandasnya.
Sekadar informasi, Jokowi kemarin telah membuat keputusan mengenai rencana pembangunan kilang di Blok Masela. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memilih membangun kilang dengan skema pipanisasi di darat (onshore) sesuai yang direkomendasikan Rizal Ramli.
Sementara, Sudirman dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi merekomendasikan kilang Lapangan Abadi tersebut dibangun di laut dengan skema LNG terapung (floating LNG/offshore).
Baca:
Soal Blok Masela, Rumor Sudirman Said Mundur Mencuat
Terkait Blok Masela, Sudirman Said Bantah Isu Mundur
(izz)
Lihat Juga :