Jokowi Akui Infrastruktur RI Tertinggal dari Malaysia

Jum'at, 25 Maret 2016 - 11:55 WIB
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur RI Tertinggal dari Malaysia
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan infrastruktur yang ada di Indonesia saat ini sudah tertinggal jika dibanding dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Maka, Indonesia harus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Menurut dia, belum memadainya infrastruktur, menyebabkan biaya logistik dan biaya transportasi di Indonesia mahal, daua sampai 2,5 kali lipat kalau dibanding Malaysia maupun Singapura. Sehingga, harga produk Indonesia menjadi mahal.

"Ini basic sekali, ini pondasi. Kalau (pembangunan infrastruktur) ini tidak dipercepat, ya kita akan ditinggal oleh kompetisi itu. Kalau ini tidak dikerjakan siang-malam, ya kita akan ditinggal oleh persaingan itu," ujarnya seperti dikutip dari laman Setkab, Jakarta, Jumat (25/3/2016).

Jokowi sudah memerintahkan Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan yang banyak berhubungan dengan infrastruktur untuk mengejar ketertinggalan. "Kejar sudah, kerja jangan satu shift, kerja tiga shift," katanya.

Mantan Gubernur DKI ini juga menegaskan, akan melakukan pengecekan setiap proyek besar infrastruktur. "Tadi di Bandara mana tadi, di Pontianak saya cek juga ada pembangunan terminal baru. Saya cek mendadak di Tol Sumatera juga, saya cek. Saya senangnya cek langsung," tuturnya.

Selain controlling yang bagus, pengecekan proyek tersebut juga akan memberikan semangat, kualitas baik, serta kecepatan selesainya cepat. "Karena kalau saya cek enam kali, menterinya pasti 12 kali. Kalau menterinya 12 kali, dirjen-nya pasti 24 kali, pasti itu. Mesti seperti itu. Juga controlling-nya akan bagus, kualitasnya akan baik. Yang bekerja juga merasa diawasi, merasa dikejar untuk cepat selesai," pungkas Jokowi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Nasional dengan Pembangunan Infrastruktur
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
7 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved