IHSG Awal Pekan Dibuka Memerah, Bursa Asia Melompat
Senin, 28 Maret 2016 - 09:51 WIB
IHSG Awal Pekan Dibuka Memerah, Bursa Asia Melompat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini berada di zona merah dengan pelemahan 15,50 poin atau 0,32% ke level 4.811,59. Penurunan ini terjadi di tengah membaiknya mayoritas bursa Asia ketika indeks Nikkei melompat 0,6% dan indeks Shanghai naik 0,7%.
Sementara IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin sebelum libur panjang Paskah ditutup melemah 27,09 poin atau 0,56% ke level 4.827,09. Dilansir Reuters, Senin (28/3/2016) beberapa saham utama Asia terlihat menanjak ketika konsumsi meningkat untuk menyebabkan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) mulai pulih.
Hal tersebut juga diyakini menjadi sentimen positif untuk investor. "Selama pemulihan ekonomi AS terus terjaga, saya pikir reli di pasar saham global akan terus berlanjut," kata Ahli Strategi di Mizuho Trust Bank, Takeru Ogihara.
Tercatat indesk MSCI saham Asia-Pasifik di luar Jepang sedikit bergerak dalam perdagangan awal saat pasar saham Australia, Selandia Baru dan Hong Kong masih ditutup hari ini. Adapun Indeks Jepang Nikkei N225 naik 116,06 poin atau 0,68% ke level 17.118,81.
Penguatan juga terjadi pada indeks Shanghai membaik 21,09 poin atau 0,71% ke posisi 3.000,53. Sedangkan indeks Straits Times sempat menguat sebelum kembali turun 0,90 poin atau 0,03% ke level 2.846,49. Membaiknya ekonomi AS ketika Produk domestik bruto meningkat 1,4% pada range diyakini menjadi penting karena menjadi sentimen positif untuk meningkatkan pasar.
Sektor saham perdagangan dalam negeri pada hari ini mayoritas melemah, dengan sektor pertambangan paling tertekan turun 1,71% dan satu-satunya sektor yang menguat yakni infrastruktur yang berhasil menguat tipis 0,17%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp688 triliun dengan 745 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp74,6 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp287,4 miliar dan aksi beli sebesar Rp212,7 miliar. Tercatat 73 saham menguat, 124 saham melemah dan 70 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) naik Rp300 menjadi Rp7.500, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) menanjak Rp95 menjadi Rp1.845 dan PT Indofarma Tbk (INAF) menguat Rp12 menjadi Rp389.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) menyusut Rp550 atau 3,0% menjadi Rp17.450, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp225 menjadi Rp60.400 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melemah Rp155 menjadi Rp4.475.
Sementara IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin sebelum libur panjang Paskah ditutup melemah 27,09 poin atau 0,56% ke level 4.827,09. Dilansir Reuters, Senin (28/3/2016) beberapa saham utama Asia terlihat menanjak ketika konsumsi meningkat untuk menyebabkan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) mulai pulih.
Hal tersebut juga diyakini menjadi sentimen positif untuk investor. "Selama pemulihan ekonomi AS terus terjaga, saya pikir reli di pasar saham global akan terus berlanjut," kata Ahli Strategi di Mizuho Trust Bank, Takeru Ogihara.
Tercatat indesk MSCI saham Asia-Pasifik di luar Jepang sedikit bergerak dalam perdagangan awal saat pasar saham Australia, Selandia Baru dan Hong Kong masih ditutup hari ini. Adapun Indeks Jepang Nikkei N225 naik 116,06 poin atau 0,68% ke level 17.118,81.
Penguatan juga terjadi pada indeks Shanghai membaik 21,09 poin atau 0,71% ke posisi 3.000,53. Sedangkan indeks Straits Times sempat menguat sebelum kembali turun 0,90 poin atau 0,03% ke level 2.846,49. Membaiknya ekonomi AS ketika Produk domestik bruto meningkat 1,4% pada range diyakini menjadi penting karena menjadi sentimen positif untuk meningkatkan pasar.
Sektor saham perdagangan dalam negeri pada hari ini mayoritas melemah, dengan sektor pertambangan paling tertekan turun 1,71% dan satu-satunya sektor yang menguat yakni infrastruktur yang berhasil menguat tipis 0,17%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp688 triliun dengan 745 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp74,6 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp287,4 miliar dan aksi beli sebesar Rp212,7 miliar. Tercatat 73 saham menguat, 124 saham melemah dan 70 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) naik Rp300 menjadi Rp7.500, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) menanjak Rp95 menjadi Rp1.845 dan PT Indofarma Tbk (INAF) menguat Rp12 menjadi Rp389.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) menyusut Rp550 atau 3,0% menjadi Rp17.450, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp225 menjadi Rp60.400 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melemah Rp155 menjadi Rp4.475.
(akr)
Lihat Juga :