Rupiah Dibuka Betah di Level Rp13.300/USD Saat Yen Tertekan
Selasa, 29 Maret 2016 - 10:35 WIB
Rupiah Dibuka Betah di Level Rp13.300/USD Saat Yen Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka melemah melanjutkan penutupan kemarin yang berakhir di zona merah. Pelemahan rupiah hari ini terjadi di tengah tertekannya Yen Jepang terhadap USD dan euro.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.363/USD. Posisi ini melemah atau turun sebesar 40 poin dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.323/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah pada sesi pembukaan berada di level Rp13.341/USD dengan kisaran harian Rp13.326-Rp13,370/USD. Posisi ini menguat tipis dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.342/USD.
Sementara posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka juga melemah di level Rp13.355/USD dengan kisaran harian Rp13.330-Rp13.360/USD. Posisi tersebut menyusut dibandingkan kemarin pada level Rp13.340/USD.
Dilansir Reuters, Selasa (29/3/2016) yen mengalami tekanan dan cenderung bertahan terhadap beberapa mata uang utama ketika data ekonomi AS tidak seperti yang diharapkan. Sedangkan USD sedikit menurun, meski bersama euro sempat mencapai posisi tertinggi dalam dua pekan terakhir. Greenback yen berakhir pada posisi 113.69 dan euro mencapai 127.05.
Pergerakan USD berpengaruh harapan kenaikan suku bunga AS (Fed rate) ketika beberapa pajabat The Fed memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga acuan bulan depan dengan catatan ekonomi AS mampu menjaga momentum.
Indeks USD pada posisi terakhir ada di level 95.960 sedikit tergelincir 0,2% dan euro terlihat stabil 1.1200 ketika pekan sebelumnya sempat menyentuh level 1.1144. Dan dolar Australia tercatat sedikit membaik atau naik 0,5% menjadi 0.7543.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.363/USD. Posisi ini melemah atau turun sebesar 40 poin dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.323/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah pada sesi pembukaan berada di level Rp13.341/USD dengan kisaran harian Rp13.326-Rp13,370/USD. Posisi ini menguat tipis dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.342/USD.
Sementara posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka juga melemah di level Rp13.355/USD dengan kisaran harian Rp13.330-Rp13.360/USD. Posisi tersebut menyusut dibandingkan kemarin pada level Rp13.340/USD.
Dilansir Reuters, Selasa (29/3/2016) yen mengalami tekanan dan cenderung bertahan terhadap beberapa mata uang utama ketika data ekonomi AS tidak seperti yang diharapkan. Sedangkan USD sedikit menurun, meski bersama euro sempat mencapai posisi tertinggi dalam dua pekan terakhir. Greenback yen berakhir pada posisi 113.69 dan euro mencapai 127.05.
Pergerakan USD berpengaruh harapan kenaikan suku bunga AS (Fed rate) ketika beberapa pajabat The Fed memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga acuan bulan depan dengan catatan ekonomi AS mampu menjaga momentum.
Indeks USD pada posisi terakhir ada di level 95.960 sedikit tergelincir 0,2% dan euro terlihat stabil 1.1200 ketika pekan sebelumnya sempat menyentuh level 1.1144. Dan dolar Australia tercatat sedikit membaik atau naik 0,5% menjadi 0.7543.
(akr)