Rupiah Ditutup Perkasa, USD Anjlok Terimbas Komentar The Fed

Rabu, 30 Maret 2016 - 17:33 WIB
Rupiah Ditutup Perkasa,...
Rupiah Ditutup Perkasa, USD Anjlok Terimbas Komentar The Fed
A A A
JAKARTA - Laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir menguat di tengah melemahnya USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen terkait keputusan bakal kembali menaikkan suku bunga acuan (Fed rate) dengan hati-hati mengirim greenback turun lebih dari 1% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berakhir pada level Rp13.260/USD dengan kisaran harian Rp13.230-Rp13.350/USD. Posisi tersebut terlihat menguat dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.390/USD.

Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.265/USD. Posisi ini membaik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.320/USD.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah berakhir sore ini di level Rp13.256/USD dengan kisaran harian Rp13.217-Rp13.377/USD. Posisi itu menguat jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.395/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI rupiah tidak bergerak pada level Rp13.359/USD. Posisi ini jauh lebih baik dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.363/USD.

Seperti dikutip dari CNBC hari ini, USD terlihat melemah ketika Dolar Australia dan Selandia Baru sebagai mata uang yang erat berkorelasi dengan harga komoditas justro melonjak naik. Greenback tercatat telah tertekan sepanjang dua pekan terakhir terhadap beberapa mata uang utama. Pada awal pekan USD terdorong oleh serangkaian komentar hawkish dari pejabat The Fed.

Komentar pejabat The Fed memberikan kesan kepada investor bahwa suku bunga AS akan naik dua kali sepanjang tahun ini. Namun kini pernyataan Yellen memperkuat indikasi bahwa Fed rate akan kembali turun, meski dengan sikap berhati-hati. Indeks USD tercatat menurun 0,8% dan menjadi yang terbesar dalam satu hari melihat dua pekan terakhir.

Greenback melemah 0,5% dan menjadi yang terendah dalam sembilan hari terakhir di posisi 112.135. USD juga kehilangan terhadap euro, yang melanda hampir selama dua pekan terakhir menjadi 1.1331.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
10 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
10 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
11 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
11 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
11 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
11 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved