Rupiah Akhir Pekan Dibuka Kembali Kokoh, USD Tertekan
Jum'at, 01 April 2016 - 10:38 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Kembali Kokoh, USD Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka menguat, berada pada kisaran level Rp13.100/USD. Penguatan rupiah hari ini di tengah masih tertekannya pergerakan USD terhadap beberapa mata uang utama lain.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka menguat di level Rp13.185/USD dengan kisaran harian Rp13.165-Rp13.200/USD. Posisi tersebut menguat atau naik 40 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.225/USD
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka menguat atau berada di level Rp13.193/USD dengan kisaran Rp13.172-Rp13.212/USD atau menguat sebesar 46 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.239/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pagi ini ada di level Rp13.198/USD. Posisi ini terlihat lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.235/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi berada pada level Rp13.200/USD. Posisi ini menguat 76 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.276/USD.
Dilansir Reuters, Jumat (1/4/2016) USD tergelincir pada perdagangan hari ini saat investor masih menanti laporan nonfarm payrolls untuk membaca kondisi terbaru tenaga kerja serta perburuhan AS dan terkait potensi outlook kebijakan moneter. Indeks USD yang mengukur terhadap beberapa mata uang utama lain menuju titik terendah sejak pertengahan Oktober dan terjebak di posisi 94.566.
Sedangkan euro terhadap USD ada di level 1.1386 setelah sempat mencapai posisi 1.1411 dan menjadi yang tertinggi sejak lima bulan terakhir. USD terhadap Yen berakhir pada level 112.33 atau lebih tinggi dibandingkan posisi awal pekan kemarin 113.80.
Greenback terhadap yen tercatat melemah dan kabar penguatan mata uang Jepang ini umumnya buruk buat eksportir Jepang karena membuat ekspor lebih mahal. Akibat terimbas pada penurunan saham Nikkei Jepang pada akhir pekan ini.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka menguat di level Rp13.185/USD dengan kisaran harian Rp13.165-Rp13.200/USD. Posisi tersebut menguat atau naik 40 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.225/USD
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka menguat atau berada di level Rp13.193/USD dengan kisaran Rp13.172-Rp13.212/USD atau menguat sebesar 46 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.239/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pagi ini ada di level Rp13.198/USD. Posisi ini terlihat lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.235/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi berada pada level Rp13.200/USD. Posisi ini menguat 76 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.276/USD.
Dilansir Reuters, Jumat (1/4/2016) USD tergelincir pada perdagangan hari ini saat investor masih menanti laporan nonfarm payrolls untuk membaca kondisi terbaru tenaga kerja serta perburuhan AS dan terkait potensi outlook kebijakan moneter. Indeks USD yang mengukur terhadap beberapa mata uang utama lain menuju titik terendah sejak pertengahan Oktober dan terjebak di posisi 94.566.
Sedangkan euro terhadap USD ada di level 1.1386 setelah sempat mencapai posisi 1.1411 dan menjadi yang tertinggi sejak lima bulan terakhir. USD terhadap Yen berakhir pada level 112.33 atau lebih tinggi dibandingkan posisi awal pekan kemarin 113.80.
Greenback terhadap yen tercatat melemah dan kabar penguatan mata uang Jepang ini umumnya buruk buat eksportir Jepang karena membuat ekspor lebih mahal. Akibat terimbas pada penurunan saham Nikkei Jepang pada akhir pekan ini.
(akr)