Pemerintah Diminta Hati-hati Kejar Pajak dari Kartu Kredit

Sabtu, 02 April 2016 - 13:43 WIB
Pemerintah Diminta Hati-hati...
Pemerintah Diminta Hati-hati Kejar Pajak dari Kartu Kredit
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan disarankan oleh Institute Development of Economics and Finance (Indef) untuk bertindak hati-hati dalam upaya mengejar potensi pajak dari kartu kredit. Hal ini lantaran menurut Ekonom senior Indef, Didik J Rachbini transaksi kartu kredit sifatnya lebih kepada privasi.

Dia menambahkan negara tidak bisa masuk ke seluruh kegiatan pribadi orang lain hanya demi mengejar penerimaan pajak. "‎Saya kira untuk langkah itu harus dilakukan hati-hati. Pemerintah harus hati-hati. Transaksi ini sifatnya lebih privat, pribadi. Tidak bisa negara itu masuk ke seluruh kegiatan pribadi orang," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (2/4/2016).

(Baca Juga: Kejar Pajak dari Kartu Kredit, Menkeu Pastikan Akses Semua Limit)

Seperti diketahui Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.03/2016 yang mewajibkan perbankan nasional untuk melaporkan transaksi kartu kredit nasabah kepada Dirjen Pajak. Namun menurut Indef, data tersebut sudah masuk ranah pribadi yang tidak bisa sembarangan diketahui DJP.

Terlebih, sambung Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, transaksi menggunakan kartu kredit sudah dikenakan pajak pertambahan nilai (PPn). Sehingga, tidak relevan jika pemerintah masih ingin mengejar pajak dari para pemilik kartu kredit.

"Dan kalau transaksi itu kan sudah ada barang yang dimintain pajak. Misalnya saya beli kerudung, sudah ada pajaknya. Tidak lagi tidak ada pajaknya. Jadi saran saya, negara jangan masuk terlalu jauh ke pribadi orang," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Wajib Pajak Diminta...
Wajib Pajak Diminta Dapat Fasilitas Lebih Baik dari Pengguna Kartu Kredit
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
2 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
13 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
13 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved