IHSG Hari Ini Berpeluang Bergerak Positif
Senin, 04 April 2016 - 08:03 WIB
IHSG Hari Ini Berpeluang Bergerak Positif
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang bergerak dalam wilayah positif dengan range pergerakan 4.822-4.910.
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG dengan analisa teknikal terlihat terkonsolidasi seakan bertahan pada support MA7 dan MA25 yang kebetulan berdekatan.
"Indikator stochastic masih mengarah pada pergerakan bullish mendekati jenuh beli dengan momentum standart dari RSI dengan artian IHSG masih akan terus bertahan di atas support dan mencoba menguat meskipun terbatas," ujarnya di Jakarta, Senin (4/4/2016).
Dia menjelaskan, data ekonomi selanjutnya pekan ini yang akan rilis di antaranya indeks harga barang produksi, tingkat kepercayaan konsumen dan pertumbuhan data pekerja di Eropa. Sedangkan malamnya akan ada data factory order di AS yang semua diekspetasi cukup positif.
Sementara, IHSG akhir pekan lalu bergerak tertekan sejak awal sesi. Namun mejelang pre closing IHSG ditutup berhasil memangkas penurunan hingga hanya 2,18 poin sebesar minus 0,04% di level 4.843,19 dengan volume relatif kecil.
Rilisnya data inflasi yang turun ke level 4,42% dari 4,45% diawal sesi dan strategi pemerintah menurunkan harga BBM subsidi guna kestabilan inflasi mampu menahan pelemahan indeks bila dibanding indeks Asia.
Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah menjadi gairah tersendiri untuk investor asing meskipun pada hari ini cenderung tertekan dengan dibuktikan aksi net buy investor asing meskipun hanya Rp476 juta. "Aksi ambil untung investor terlihat pada sektor perkebunan yang memimpin pelemahan," pungkas Lanjr.
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG dengan analisa teknikal terlihat terkonsolidasi seakan bertahan pada support MA7 dan MA25 yang kebetulan berdekatan.
"Indikator stochastic masih mengarah pada pergerakan bullish mendekati jenuh beli dengan momentum standart dari RSI dengan artian IHSG masih akan terus bertahan di atas support dan mencoba menguat meskipun terbatas," ujarnya di Jakarta, Senin (4/4/2016).
Dia menjelaskan, data ekonomi selanjutnya pekan ini yang akan rilis di antaranya indeks harga barang produksi, tingkat kepercayaan konsumen dan pertumbuhan data pekerja di Eropa. Sedangkan malamnya akan ada data factory order di AS yang semua diekspetasi cukup positif.
Sementara, IHSG akhir pekan lalu bergerak tertekan sejak awal sesi. Namun mejelang pre closing IHSG ditutup berhasil memangkas penurunan hingga hanya 2,18 poin sebesar minus 0,04% di level 4.843,19 dengan volume relatif kecil.
Rilisnya data inflasi yang turun ke level 4,42% dari 4,45% diawal sesi dan strategi pemerintah menurunkan harga BBM subsidi guna kestabilan inflasi mampu menahan pelemahan indeks bila dibanding indeks Asia.
Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah menjadi gairah tersendiri untuk investor asing meskipun pada hari ini cenderung tertekan dengan dibuktikan aksi net buy investor asing meskipun hanya Rp476 juta. "Aksi ambil untung investor terlihat pada sektor perkebunan yang memimpin pelemahan," pungkas Lanjr.
(izz)
Lihat Juga :