Rupiah Awal Pekan Berakhir Merosot, USD Mendatar
Senin, 04 April 2016 - 17:01 WIB
Rupiah Awal Pekan Berakhir Merosot, USD Mendatar
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini di awal pekan berakhir merosot ke kisaran level Rp13.150/USD. Pelemahan rupiah ini terjadi ketika USD masih berjuang untuk pulih cenderung bergerak mendatar setelah sempat mencetak pekan terburuk dalam dua bulan terakhir terimbas data tenaga kerja AS.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah awal pekan berakhir pada level Rp13.185/USD dengan kisaran harian Rp13.130-Rp13.185/USD. Posisi tersebut melemah 40 poin dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.190/USD. Posisi itu tercatat melemah atau turun 42 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.148/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.178/USD. Posisi ini terlihat menyusut tipis sebesar 10 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.168/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah hari ini berakhir di level Rp13.145/USD. Posisi ini justru membaik dari posisi sebelumnya di level Rp13.200/USD.
Dilansir Reuters, Senin (4/4/2016) USD masih tertekan terimbas data tenaga kerja AS setelah gagal meredam pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen terkait kenaikan suku bunga acuan AS (Fed rate). Indeks USD mengukur greenback terhadap beberapa mata uang utama tercatat mendatar pada hari ini di posisi 94.639 mendekati level terendah dalam lima setengah bulan di level 94.319.
Data nonfarm payrolls AS akhir pekan kemarin menunjukkan ada penambahan 215.000 pekerjaan dibandingkan bulan lalu ketika penghasilan per jam naik 0,3%. Hal itu sempat memberikan sentimen positif, nemun hanya bersifat sementara. USD juga terlihat bergerak stagnan melawan yen saat survei menampilkan ekspektasi inflasi jangka panjang perusahaan Jepang melemah.
Greenback jatuh 0,2% menjadi 111.54 terhadap yen atau menyusut satu poin dari posisi terendah satu setengah tahun di level 110.67 bulan lalu. Sedangkan USD terhadap euro juga tidak bergerak terlalu jauh di level 1.1379.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah awal pekan berakhir pada level Rp13.185/USD dengan kisaran harian Rp13.130-Rp13.185/USD. Posisi tersebut melemah 40 poin dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.190/USD. Posisi itu tercatat melemah atau turun 42 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.148/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.178/USD. Posisi ini terlihat menyusut tipis sebesar 10 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.168/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah hari ini berakhir di level Rp13.145/USD. Posisi ini justru membaik dari posisi sebelumnya di level Rp13.200/USD.
Dilansir Reuters, Senin (4/4/2016) USD masih tertekan terimbas data tenaga kerja AS setelah gagal meredam pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen terkait kenaikan suku bunga acuan AS (Fed rate). Indeks USD mengukur greenback terhadap beberapa mata uang utama tercatat mendatar pada hari ini di posisi 94.639 mendekati level terendah dalam lima setengah bulan di level 94.319.
Data nonfarm payrolls AS akhir pekan kemarin menunjukkan ada penambahan 215.000 pekerjaan dibandingkan bulan lalu ketika penghasilan per jam naik 0,3%. Hal itu sempat memberikan sentimen positif, nemun hanya bersifat sementara. USD juga terlihat bergerak stagnan melawan yen saat survei menampilkan ekspektasi inflasi jangka panjang perusahaan Jepang melemah.
Greenback jatuh 0,2% menjadi 111.54 terhadap yen atau menyusut satu poin dari posisi terendah satu setengah tahun di level 110.67 bulan lalu. Sedangkan USD terhadap euro juga tidak bergerak terlalu jauh di level 1.1379.
(akr)