Pemerintah Diminta Tak Pungut Pajak Industri Berbasis Digital

Selasa, 05 April 2016 - 15:31 WIB
Pemerintah Diminta Tak...
Pemerintah Diminta Tak Pungut Pajak Industri Berbasis Digital
A A A
JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia meminta pemerintah tidak dulu memungut pajak dari industri berbasis digital dalam negeri. Pasalnya, industri tersebut baru dikembangkan oleh anak-anak muda di Indonesia.

Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani menuturkan, perkembangan ekonomi dan industri berbasis digital merupakan salah satu pilar perekonomian Indonesia ke depan. Karena itu, butuh dorongan dari pemerintah agar industri ini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pada 2020, nilai investasi ekonomi digital Indonesia diperkirakan capai USD130 miliar atau tumbuh lebih dari lima kali lipat dari saat ini. Apalagi pemerintah ingin membangun lebih dari 1.000 technopreneur," ujar Rosan dalam Pengukuhan dan Rapat Pengurus Kadin Indonesia di The Ritz Carlon Hotel, Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Menurutnya, karena industri ini masih baru maka, pemerintah jangan terlebih dahulu memungut pajak. Bahkan, pemerintah justru seharusnya memberikan insentif agar industri tersebut terus berkembang.

"Bagi Kadin sambut positif pada Pak Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika) terhadap pollicy-nya yang akan mendorong industri ini jadi lebih maju. Karena kebanyakan anak-anak muda yang berkarya di industri ini, maka jangan dipungut pajak, tetapi harusnya dikasih insentif," tutur dia.

Rosan menambahkan, perkembangan industri berbasis digital ini sejatinya sangat menjanjikan ke depannya. Karena, masyarakat dunia juga telah beralih dari era konvensional menjadi era digital.

"Pemilik smartphone saat ini lebih dari 55 juta dengan penggunaanya lebih dari empat jam dalam sehari. Ini jadi modal untuk bangun digital ekonomi," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKK Sumsel Gandeng Dinas...
PKK Sumsel Gandeng Dinas Perindustrian Fasilitasi UP2K
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Kemenperin Ciptakan...
Kemenperin Ciptakan Teknologi Pengolahan Limbah Cair
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Kementerian Perindustrian...
Kementerian Perindustrian Cari Perusahaan Pencetus Teknologi Terbaik di 2022
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
40 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved