Disebut Dalam Panama Papers, Ini Jawab Sandi Uno

Selasa, 05 April 2016 - 21:35 WIB
Disebut Dalam Panama...
Disebut Dalam Panama Papers, Ini Jawab Sandi Uno
A A A
JAKARTA - Dokumen Panama Papers yang mengguncang khalayak pada Selasa (5/4) pagi, juga menyebut sejumlah nama terkenal di Indonesia. Salah satu nama yang disebut adalah pengusaha sekaligus politisi asal Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno.

Ketika dikonfirmasi Sindonews mengenai dugaan itu, Sandi menjawab santai bahwa dirinya mendukung segala bentuk transparansi, khususnya yang berkaitan dengan perpajakan. Bahkan pria asal Rumbai, Riau, ini beranggapan bahwa skema investasi offshore adalah wajar sebagai strategi investasi dengan memanfaatkan keuntungan yang ditawarkan negara lain.

"Ini memang sesuatu yang lazim dan dianjurkan justru oleh investor dan pendanaan dalam investasinya di Indonesia," ujarnya di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Bahkan, Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta ini, menilai investasi offshore telah sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku di Indonesia. Sehingga, tidak ada peraturan yang dilanggar dan membuat skema investasi tersebut dilarang.

"Jadi dari segi hukumnya itu sesuai dengan hukum, tidak ada yang dilanggar. Sesuai dengan kaidah komersial sudah sesuai," imbuh dia.

Meski menggunakan skema investasi offshore,‎ sambungnya, namun perusahaan tetap membayar pajaknya di Indonesia. Karena itu, dirinya beranggapan bahwa investasi offshore adalah sebagai keniscayaan dalam berinvestasi di Tanah Air.

"Kita lihat sebagai keniscayaan dalam konteks berinvestasi di Indonesia dan menciptakan lapangan pekerjaan.‎ Bayar pajaknya tetap di Indonesia, enggak ada masalah. Kalau memang investasi di Indonesia ya itu sudah semua," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
28 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved