Rupiah Dibuka Merangkak Naik, USD Tak Berdaya Lawan Yen

Rabu, 06 April 2016 - 10:26 WIB
Rupiah Dibuka Merangkak...
Rupiah Dibuka Merangkak Naik, USD Tak Berdaya Lawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka merangkak naik, meski masih betah pada kisaran level Rp13.200/USD. Penguatan mata uang Garuda ini di tengah terpuruknya USD melawan Yen yang sejauh ini masih menjaga tren positif terimbas pernyataan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe,

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada sesi pembukaan berada pada level Rp13.205/USD dengan kisaran harian Rp13.205-Rp13.258/USD. Posisi tersebut terlihat menguat 25 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.230/USD.

Sementara data Bloomberg menunjukkan, rupiah pagi ini ada pada level Rp13.212/USD . Posisi itu tercatat juga membaik atau naik tipis sebesar 9 poin jika dibanding penutupan kemarin yang berakhir di level Rp13.221/USD

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI rupiah pagi ini dibuka pada posisi Rp13.223/USD. Level tersebut menguat tipis dari posisi kemarin yakni Rp13.217/USD.

Posisi rupiah menurut data Limas pagi ini juga terlihat menguat ada di level Rp13.208/USD. Posisi ini membaik atau naik sebesar 24 poin dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.232/USD.

Dilansir Reuters, Rabu (6/4/2016) USD tercatat mendekati level terendah dalam 17 bulan terakhir terimbas komentar Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, yang meminta pihak berwenang untuk tetap berhati-hati menanggapi apresiasi yen. Mata uang AS pada sesi perdagangan hari ini sedikit berubah pada posisi 110.300 terhadap yen setelah jatuh ke level 109.92 kemarin untuk jadi yang terendah sejak 31 Oktober 2014.

Menurut ekonom bahkan tanpa komentar PM Jepang, Yen diyakini punya pijakan kuat pada pasar modal ketika dukungan terhadap USD berkurang. Mata uang Negeri Paman Sam itu tercatat masih terus melemah, sementara euro tetap kokoh melawan USD dan cenderung mendatar pada level 1.1383 ketika pada sesi semalam sempat menyentuh posisi 1.1335.

Dolar Australia cenderung bertahan dengan sedikit perubahan pada sesi perdagangan hari ini di posisi 0.7544 setelah kehilangan 0,7% pada sesi semalam. Australia mengalami tekanan ketika harga komoditas masih bergerak tidak teratur.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
14 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
33 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved