Menkeu Minta DPR Setujui UU Perbankan Intip Data Nasabah

Senin, 11 April 2016 - 18:17 WIB
Menkeu Minta DPR Setujui...
Menkeu Minta DPR Setujui UU Perbankan Intip Data Nasabah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro meminta dukungan kepada Komisi XI DPR RI untuk menyetujui UU Perbankan yang memperbolehkan Kementerian Keuangan mengintip data nasabah untuk kepentingan pajak. Sselain untuk data perpajakan, pihaknya tidak akan membuka data yang lainnya.

"Kita memohon kepada Bapak Ibu anggota DPR agar pasal mengenai kerahasiaan perbankan itu dikecualikan untuk akses pajak, agar bisa membantu kita menyetujui UU perbankan. Kita sangat menghargai rahasia perbankan, jadi kami akan membuka seperlunya, tidak untuk data yang lain," kata Bambang di Jakarta, Senin (11/4/2016).

‎Saat ini, akses perbankan untuk kepentingan pajak sudah ada, namun rute persetujuannya sedikit rumit dan tidak simpel. Selain itu, kondisi wajib pajaknya harus dalam kondisi diperiksa Direktorat Jenderal Pajak, baru bisa dibuka.

"Jadi, kita harus memberi surat yang rutenya panjang, surat itu dari DJP diberikan ke Kemenkeu, Kemenkeu tanda tangannya harus menggunakan tinta basah, terus ke OJK, baru kemudian OJK ke bank. Jadi memang prosesnya terlalu lama dan tidak efektif karena hanya menyangkut rekening beberapa orang," kata dia.

Padahal, di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Jepang sudah dibuka. Bahkan di negara yang dulu sangat terkenal sebagai nagara paling ketat rahasia perbankannya, yakni di Swiss, sekarang sudah terbuka setelah beberapa tahun lalu berhasil ditembus Amerika dan akhirnya terbukalah data-data pelarian pajak orang Amerika.

"‎‎Jadi terbayang, Amerika yang sudah bisa akses data perbankan pun masih banyak kasus penghindaran pajaknya. Jadi memang pembukaan data ini, menjadi hal lumrah secara manusiawi. Jadi bukan hanya Indonesia, tapi seluruh dunia," pungkas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
1 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
1 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
1 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
2 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
2 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
2 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved