DPR Ungkap Akan Muncul Skandal selain Panama Papers

Selasa, 12 April 2016 - 12:43 WIB
DPR Ungkap Akan Muncul...
DPR Ungkap Akan Muncul Skandal selain Panama Papers
A A A
JAKARTA - Skandal selain Panama Papers menurut Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) akan kembali muncul seiring dengan adanya rencana penerapan global transpancy system. Keterbukaan data dan informasi keuangan dengan setiap negara bisa bertukar secara otomatis termasuk rekening bank memang tengah menjadi wacana global.

"Apalagi sekarang kan ada rencana menerapkan global transpancy system pada 2018 dan akan muncul paper paper lain selain Panama Papers, mungkin nanti ada Bermuda Papers dan lain-lain," ujar Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno di Jakarta, Selasa (12/4/2016).

(Baca Juga: Respons Jokowi Soal Skandal Panama Papers)

Seperti diketahui Panama Papers sendiri merupakan sebutan untuk bocornya data ribuan klien perusahaan pengelola investasi asal Panama, Mossack Fonseca, membuat gempar dunia. Jutaan dokumen itu juga memuat mengenai individu dan entitas bisnis yang memanfaatkan perusahaan offshore untuk menghindari pajak dan melakukan pencucian uang.

Terkait adanya data pengemplang pajak asal Indonesia di luar negeri, menurut dia masih diperdebatkan pada tingkat relevansi dan subtansinya. "Jadi di tingkat relevansi dan urgensi masih diperdebatkan begitu juga pada level teknis substansi," sambung dia

Sementara menurutnya pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) pengampunan pajak (tax amnesty) untuk menarik kembali dana yang ada di luar negeri masih perlu dibicarakan lebih lanjut dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kesimpulan rapat perlu dikonsultasikan dulu dengan Presiden. Muncul pemberitaan simpang siur, tax amnesty disebutkan Presiden tidak bergantung pada DPR. Jadi kita minta klarifikasi. Andai itu dilanjutkan komisi teknisinya adalah XI, ada tiga pilihan yakni badan legislasi, pansus dan komisi XI . Kemaren kesimpulannya dibicarakan di komisi XI," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama, Ini Respons Presiden Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Beberkan Capaian KBRI Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Blusukan Cari Peluang Tingkatkan Kerja Sama RI-Panama
Kepala Humas Meta Mundur...
Kepala Humas Meta Mundur di Tengah Kontroversi Facebook Papers
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved