Ketua BPK Akui Punya Perusahaan di Negara Surga Pajak

Selasa, 12 April 2016 - 15:45 WIB
Ketua BPK Akui Punya...
Ketua BPK Akui Punya Perusahaan di Negara Surga Pajak
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Harry Azhar Azis mengaku pernah memiliki perusahaan Sheng Yue International Limited di salah satu negara bebas pajak, British Virgin Islands (BVI) dua tahun silam. Namun dia menerangkan saat ini sudah tidak lagi aktif dalam perusahaan yang didirikan bersama keluarganya tersebut per 1 Desember 2015.

"Saya tidak lagi jabat direktur, tidak ada lagi sama sekali. Semenjak terpilih sebagai Ketua BPK, Desember 2014, waktu itu tidak sempat mengurus. Per 1 Desember 2015 tidak lagi milik saya, sudah milik orang lain," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/4/2016).

(Baca Juga: Respons Jokowi Soal Skandal Panama Papers)

Dia juga menjelaskan awal mula dirinya mendirikan perusahaan berasal dari pembicaraan yang dilakukan oleh anaknya yang sekolah di luar negeri pada 2010. "Ya ini ceritanya begini, anak saya sekolah di luar negeri kawin dengan orang Chile dan dia minta saya, ayah, bagaimana kalau kita buat perusahaan?" katanya.

(Baca Juga: DPR Ungkap Akan Muncul Skandal selain Panama Papers)

Lanjut dia, meski nama bekas perusahaannya masuk ke dalam daftar Panama Papers tapi sekarang sudah bukan lagi miliki dirinya. "Perusahaannya sudah bukan milik saya lagi dan tidak semua data Panama Papers sesuai. Kata Kemenkeu 79% datanya sesuai. Sekarang tanya ke Kemenkeu, saya termasuk ke 79% atau 21%?" pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Pandora Papers Bongkar...
Pandora Papers Bongkar Deretan Miliarder Dunia Curangi Pajak, Termasuk Raja Abdullah
Bos Media China: Pandora...
Bos Media China: Pandora Papers Hanya Alat Barat Ikut Campur di Negara-negara Berkembang
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama, Ini Respons Presiden Panama
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
20 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
56 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved