IHSG Berakhir Menghijau, Bursa Jepang Rebound
Selasa, 12 April 2016 - 16:41 WIB
IHSG Berakhir Menghijau, Bursa Jepang Rebound
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir menguat, untuk menjaga tren penguatan sejak sesi pembukaan pagi tadi. IHSG naik 42,60 atau 0,89% ke level 4.829,57 di tengah membaiknya mayoritas bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik 1,80 poin atau 0,04% ke level 4.788,78 dan pada sesi I IHSG masih bertahan pada zona hijau bertambah 26,98 poin atau 0,56% ke level 4.813,96. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melemah 59,73 poin atau 1,23% ke level 4.786,97.
Dilansir Reuters, Selasa (12/4/2016) mayoritas bursa Asia tercatat naik dipimpin rebound pasar saham Jepang ketika harga komoditas seperti minyak mentah dunia kembali memperlihatkan penguatan. Namun bullish yen tetap menjadi kekhawatiran ekuitas Jepang. "Investor frustrasi terkait tidak adanya langkah efektif terhadap penguatan Yen," kata Analis Senior Daiwa Securities, Hikaru Sato di Tokyo.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,6% ketika Nikkei Jepang melompat naik 177,66 poin atau 1,13% ke level 15.928,79. Adapun indeks Hang Seng juga bertambah 63,63 poin atau 0,31% ke level 20.504,44 diikuti penguatan indeks Straits Times sebesar 4,92 poin atau 0,18% ke level 2.814,16.
Sementara indeks Shanghai justru menyusut 10,31 poin atau 0,34% ke level 3.023,65, ketika beberapa saham Eropa juga mengalami kejatuhan seperti yang dialami Alcoa (AA.N) yang berpotensi juga akan menekan saham-saham pertambangan. Di sisi lain pasar saham Australia naik 0,9% didukung membaiknya beberapa perusahaan komoditas, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan bertambah 0,5%.
Sektor saham di dalam negeri hari ini tercatat mayoritas berada pada tren positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri yang naik 3,31% dan sektor yang melemah terdalam adalah pertanian yang melemah 0,38%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,13 triliun dengan 4,74 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp243,6 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,99 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,23 triliun. Tercatat 174 saham menguat, 133 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1500 menjadi Rp67.500, PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp275 menjadi Rp7.250 dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) bertambah Rp50 menjadi Rp2.720.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp500 menjadi Rp10.000, PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) menyusut Rp20 menjadi Rp1.145 serta PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) berkurang Rp15 menjadi Rp825.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik 1,80 poin atau 0,04% ke level 4.788,78 dan pada sesi I IHSG masih bertahan pada zona hijau bertambah 26,98 poin atau 0,56% ke level 4.813,96. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melemah 59,73 poin atau 1,23% ke level 4.786,97.
Dilansir Reuters, Selasa (12/4/2016) mayoritas bursa Asia tercatat naik dipimpin rebound pasar saham Jepang ketika harga komoditas seperti minyak mentah dunia kembali memperlihatkan penguatan. Namun bullish yen tetap menjadi kekhawatiran ekuitas Jepang. "Investor frustrasi terkait tidak adanya langkah efektif terhadap penguatan Yen," kata Analis Senior Daiwa Securities, Hikaru Sato di Tokyo.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,6% ketika Nikkei Jepang melompat naik 177,66 poin atau 1,13% ke level 15.928,79. Adapun indeks Hang Seng juga bertambah 63,63 poin atau 0,31% ke level 20.504,44 diikuti penguatan indeks Straits Times sebesar 4,92 poin atau 0,18% ke level 2.814,16.
Sementara indeks Shanghai justru menyusut 10,31 poin atau 0,34% ke level 3.023,65, ketika beberapa saham Eropa juga mengalami kejatuhan seperti yang dialami Alcoa (AA.N) yang berpotensi juga akan menekan saham-saham pertambangan. Di sisi lain pasar saham Australia naik 0,9% didukung membaiknya beberapa perusahaan komoditas, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan bertambah 0,5%.
Sektor saham di dalam negeri hari ini tercatat mayoritas berada pada tren positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri yang naik 3,31% dan sektor yang melemah terdalam adalah pertanian yang melemah 0,38%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,13 triliun dengan 4,74 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp243,6 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,99 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,23 triliun. Tercatat 174 saham menguat, 133 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1500 menjadi Rp67.500, PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp275 menjadi Rp7.250 dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) bertambah Rp50 menjadi Rp2.720.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp500 menjadi Rp10.000, PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) menyusut Rp20 menjadi Rp1.145 serta PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) berkurang Rp15 menjadi Rp825.
(akr)
Lihat Juga :