Cara Bukit Asam Hadapi Tekanan Harga Batu Bara

Kamis, 14 April 2016 - 17:12 WIB
Cara Bukit Asam Hadapi...
Cara Bukit Asam Hadapi Tekanan Harga Batu Bara
A A A
JAKARTA - Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Joko Pramono mengatakan, perseroan terus melakukan efisiensi di tengah tertekannya harga batu bara. Salah satunya pada bagian peralatan sebagai program prioritas 2016.

Menurutnya, perseroan juga melakukan hal serupa tahun lalu dengan menekan biaya produksi 10%. "Salah satu upaya ke arah itu yaitu dengan elektrifikasi peralatan dan sarana pendukung operasional penambangan di Tanjung Enim dengan nilai total proyek sebesar Rp2,4 triliun," ujarnya di Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Dia menjelaskan, di antara sarana pendukung berupa dump truck, shovel, crusher station dan overland conveyor system secara keseluruhan menggunakan tenaga listrik. "Saat ini crusher station dan over land conveyor system statusnya sudah siap beroperasi," kata Joko.

Selain itu, mulai bulan ini secara keseluruhan PTBA juga akan mendatangkan 40 truk berkapasitas 110 ton untuk angkutan material tambang dan sejumlah shovel yang juga berkapasitas besar.

Dengan beroperasinya truk dan peralatan tambang yang didatangkan, maka volume pekerjaan penambangan swakelola PTBA secara keseluruhan meningkat signifikan. "Hal ini secara langsung mendukung program efisiensi PTBA sebagai perusahaan induk (holding company)," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berantas Buta Matematika,...
Berantas Buta Matematika, PTBA Alokasikan Rp1 Miliar Latih Ratusan Guru
Bukit Asam (PTBA) Boyong...
Bukit Asam (PTBA) Boyong 4 Penghargaan IDIA Awards 2023
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Koreksi, Saham PTBA jadi Primadona
Kurangi Emisi, PTBA...
Kurangi Emisi, PTBA Operasikan Hybrid Dump Truck hingga Bus Listrik
PTBA Bakal Ganti Pengurus,...
PTBA Bakal Ganti Pengurus, Realisasi Proyek Gasifikasi Batu Bara Dinanti
Atasi Perubahan Iklim,...
Atasi Perubahan Iklim, Pengembangan Teknologi Dekarbonisasi Harus Terus Dipacu
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved