Rupiah Ditutup Loyo di Tengah Kebangkitan USD
Kamis, 14 April 2016 - 17:22 WIB
Rupiah Ditutup Loyo di Tengah Kebangkitan USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup masih loyo saat USD bangkit menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Ketika USD mencatat penguatan tertinggi dalam satu hari dalam satu bulan terakhir, meningkatkan sentimen kepada investor untuk memberikan tekanan kepada yen dan euro.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.199/USD dengan kisaran harian Rp13.185-Rp13.250/USD. Posisi tersebut menyusut 54 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.180/USD. Posisi itu tercatat melemah 23 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.157/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.200/USD Posisi ini tidak lebih baik atau berkurang 70 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.130/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak pada level Rp13.238/USD. Posisi ini tercatat makin melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.096/USD.
Dilansir Reuters, Kamis (14/4/2016) USD mulai membaik ketika kebijakan Bank Sentral Singapura meningkatkan saham di Asia dan membuat mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- terangkat terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Indeks USD terhadap enam mata uang utama tercatat naik 0,4% ke level 95,138 setelah kemarin mengumpulkan keuntungan hampir 1%.
Euro terlihat menyusut sekitar 0,3% menjadi 1.1242 menjauhi level tertinggi dalam enam bulan pada tengah pekan kemarin di posisi 1.1465. Sedangkan USD terhadap Yen menguat menjadi 109.42 atau lebih baik dalam 17 bulan setelah beberapa hari lalu sempat menyentuh level 107.63.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.199/USD dengan kisaran harian Rp13.185-Rp13.250/USD. Posisi tersebut menyusut 54 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.180/USD. Posisi itu tercatat melemah 23 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.157/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.200/USD Posisi ini tidak lebih baik atau berkurang 70 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.130/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak pada level Rp13.238/USD. Posisi ini tercatat makin melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.096/USD.
Dilansir Reuters, Kamis (14/4/2016) USD mulai membaik ketika kebijakan Bank Sentral Singapura meningkatkan saham di Asia dan membuat mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- terangkat terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Indeks USD terhadap enam mata uang utama tercatat naik 0,4% ke level 95,138 setelah kemarin mengumpulkan keuntungan hampir 1%.
Euro terlihat menyusut sekitar 0,3% menjadi 1.1242 menjauhi level tertinggi dalam enam bulan pada tengah pekan kemarin di posisi 1.1465. Sedangkan USD terhadap Yen menguat menjadi 109.42 atau lebih baik dalam 17 bulan setelah beberapa hari lalu sempat menyentuh level 107.63.
(akr)