IHSG Akhir Pekan Dibuka Menghijau, Bursa Asia Mixed

Jum'at, 15 April 2016 - 09:52 WIB
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Menghijau, Bursa Asia Mixed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menghijau ketika bursa Asia bergerak mixed, jelang pertemuan produsen minyak dunia untuk membahas pembekuan produksi di Qatar akhir pekan ini. IHSG pagi ini dibuka menguat 21,40 atau 0,44% ke level 4.836,24.

Sementara dolar Amerika Serikat (USD) melambat ketika kemarin sempat berjaya terhadap beberapa mata uang utama. IHSG sendiri pada perdagangan kemarin ditutup memerah sendirian setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya hingga berakhir turun 38,16 poin atau 0,79% ke level 4.814,85.

Dilansir Reuters, Jumat (15/4/2016) bursa Asia bergerak variatif saat Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tercatat stagnan. Indeks telah mendapatkan tambahan sebesar 3,6% sepanjang pekan ini setelah sempat naik dalam lima bulan. Hal ini dipengaruhi sedikit pesimisme terhadap perbaikan ekonomi China dan lonjakan harga minyak.

Adapun empat saham utama Asia terlihat merusut ketika Indeks Nikkei Jepang turun 55,29 poin atau 0,33% ke level 16.855,76 diikuti kejatuhan Indeks Hang Seng melemah 26,77 atau 0,13% ke level 21.311,04. Hal serupa juga terjadi pada Indeks Shanghai yang menyusut 6,65 poin atau 0,22% ke posisi 3.075,71 dan Indeks Straits Times berkurang 0,68 poin atau 0,02% ke level 2.913,25.

Sedangkan cacatan positif diperlihatkan pasar saham Australia yang mendaki 19,30 poin atau 0,37% ke level 5.207,00. Sektor saham dalam negeri tercatat mayoritas berada di wilayah positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri naik 1,46% dan yang melemah terdalam yakni sektor keuangan turun 0,29%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp712 miliar dengan 766 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp19,9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp228,7 miliar dan aksi beli Rp248,7 miliar. Tercatat 115 saham menguat, 78 saham melemah dan 80 saham stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) naik Rp400 menjadi Rp7.900, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) bertambah Rp225 menjadi Rp18.175 serta PT Astra International Tbk. (ASII) menguat Rp175 menjadi Rp7.375.

Saham-saham yang melemah di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp700 menjadi Rp98.800, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) berkurang Rp75 menjadi Rp65.425 serta PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) menyusut Rp90 menjadi Rp4.350.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
5 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
6 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
6 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved