IHSG Ditutup ke Zona Hijau, Bursa Utama Asia Tertekan
Jum'at, 15 April 2016 - 16:53 WIB
IHSG Ditutup ke Zona Hijau, Bursa Utama Asia Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup rebound menembus zona hijau ketika mayoritas bursa utama Asia mengalami tekanan. IHSG akhir pekan berakhir bertambah 8,72 poin atau 0,18% ke level 4.823,57.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 21,40 atau 0,44% ke level 4.836,24 dan pada sesi I IHSG semakin lesu hingga melemah 17,66 poin atau 0,37% ke level 4.797,19. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melemah 38,16 poin atau 0,79% ke level 4.814,85.
Dilansir Reuters, Jumat (15/4/2016) pasar saham utama Asia tidak berdaya pada sesi sore jelang pertemuan produsen minyak dunia untuk membahas pengurangan produksi global. Sementara itu beberapa kawasan mendapatkan efek positif dari data PDB China untuk menebar optimistis kedepannya.
Beberapa saham Eropa tercatat lebih rendah dibandingkan pembukaan dan bursa Asia bergerak cukup variatif ketika sebagian besar pasar utama mengalami tekanan. Indeks Nikkei Jepang berakhir melemah 63,02 poin atau 0,37% ke level 16.848,03 saat bursa Australia naik 36,40 poin atau 0,70% ke level 5.224,10.
Di sisi lain indeks Hang Seng menyusut 21,34 poin atau 0,10% ke level 21.316,47 diikuti kejatuhan indeks Shanghai atau berkurang 4,24 poin atau 0,14% ke posisi 3.078,12. Sedangkan indeks Straits Times justru tercatat menguat 10,01 poin atau 0,34% ke level 2.923,94.
Sektor saham dalam negeri berakhir mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang naik 1,46% dilanjutkan sektor infrastruktur bertambah 0,79%. Sementara sektor yang melemah terdalam adalah keuangan yang turun 0,29%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,98 triliun dengan 4,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp21,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,47 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,49 triliun. Tercatat 114 saham menguat, 192 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp475 menjadi Rp7.675, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) bertambah Rp150 menjadi Rp18.100 dan PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menguat Rp400 menjadi Rp7. 900.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 menjadi Rp65,000, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) melemah Rp500 menjadi Rp32.000 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp185 menjadi Rp4.840.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 21,40 atau 0,44% ke level 4.836,24 dan pada sesi I IHSG semakin lesu hingga melemah 17,66 poin atau 0,37% ke level 4.797,19. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melemah 38,16 poin atau 0,79% ke level 4.814,85.
Dilansir Reuters, Jumat (15/4/2016) pasar saham utama Asia tidak berdaya pada sesi sore jelang pertemuan produsen minyak dunia untuk membahas pengurangan produksi global. Sementara itu beberapa kawasan mendapatkan efek positif dari data PDB China untuk menebar optimistis kedepannya.
Beberapa saham Eropa tercatat lebih rendah dibandingkan pembukaan dan bursa Asia bergerak cukup variatif ketika sebagian besar pasar utama mengalami tekanan. Indeks Nikkei Jepang berakhir melemah 63,02 poin atau 0,37% ke level 16.848,03 saat bursa Australia naik 36,40 poin atau 0,70% ke level 5.224,10.
Di sisi lain indeks Hang Seng menyusut 21,34 poin atau 0,10% ke level 21.316,47 diikuti kejatuhan indeks Shanghai atau berkurang 4,24 poin atau 0,14% ke posisi 3.078,12. Sedangkan indeks Straits Times justru tercatat menguat 10,01 poin atau 0,34% ke level 2.923,94.
Sektor saham dalam negeri berakhir mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang naik 1,46% dilanjutkan sektor infrastruktur bertambah 0,79%. Sementara sektor yang melemah terdalam adalah keuangan yang turun 0,29%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,98 triliun dengan 4,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp21,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,47 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,49 triliun. Tercatat 114 saham menguat, 192 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp475 menjadi Rp7.675, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) bertambah Rp150 menjadi Rp18.100 dan PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menguat Rp400 menjadi Rp7. 900.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 menjadi Rp65,000, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) melemah Rp500 menjadi Rp32.000 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp185 menjadi Rp4.840.
(akr)
Lihat Juga :