Bursa Asia Jatuh, IHSG Awal Pekan Dibuka Melempem
Senin, 18 April 2016 - 09:13 WIB
Bursa Asia Jatuh, IHSG Awal Pekan Dibuka Melempem
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka tidak mampu untuk melanjutkan penguatan akhir pekan kemarin yang berada di zona hijau. IHSG hari ini dibuka melemah 13,51 poin atau 0,28% ke level 4.810,05 seiring jatuhnya bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup IHSG bertambah 8,72 poin atau 0,18% ke level 4.823,57 di tengah mayoritas bursa saham Asia mengalami tekanan.
Seperti dikutip dari CNBC hari ini, pasar saham Asia hari ini dibuka melemah, di tengah enjloknya harga minyak dunia setelah pertemuan para produsen minyak dunia di Doha, Qatar gagal mencapai kesepakat untuk melakukan pembekuan produksi. Hal ini memengaruhi indeks saham jepang Nikkei yang dibuka melemah.
Indeks Nikkei N225 memimpin sell-off di pasar Asia, dengan mengalami penurunan hingga 2,76%. Sementara, indeks Korea Selatan, Kospi turun 0,52%, dan diAustralia, ASX 200 juga tercatat turun 0,38%.
Angus Nicholson, seorang analis pasar di IG, memperingatkan dalam catatan pagi ini bahwa mengingat korelasi kuat antara harga minyak dan ekuitas, pasar Asia tidak tampak akan memiliki awal yang baik untuk sepekan ini.
Selain itu, Indeks Hang Seng melemah 203,68 poin atau 0,96% ke level 21.112,79, Indeks Shanghai turun 35,88 poin atau 1,17% ke level 3.042,23, dan Indeks Strait Times juga terlihat turun 18,79 poin atau 0,64% ke level 2.905,15.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp24 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp9,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp8,53 miliar dan aksi beli Rp18,016 miliar. Tercatat 5 saham menguat, 25 saham melemah dan 15 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra Internatioanl Tbk (ASII) naik Rp125 menjadi Rp7.800, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik Rp25 menjadi Rp9.050, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp10 menjadi Rp2.100.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp975 menjadi Rp97.525, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp150 menjadi Rp20.000, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp150 menjadi Rp6.975.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup IHSG bertambah 8,72 poin atau 0,18% ke level 4.823,57 di tengah mayoritas bursa saham Asia mengalami tekanan.
Seperti dikutip dari CNBC hari ini, pasar saham Asia hari ini dibuka melemah, di tengah enjloknya harga minyak dunia setelah pertemuan para produsen minyak dunia di Doha, Qatar gagal mencapai kesepakat untuk melakukan pembekuan produksi. Hal ini memengaruhi indeks saham jepang Nikkei yang dibuka melemah.
Indeks Nikkei N225 memimpin sell-off di pasar Asia, dengan mengalami penurunan hingga 2,76%. Sementara, indeks Korea Selatan, Kospi turun 0,52%, dan diAustralia, ASX 200 juga tercatat turun 0,38%.
Angus Nicholson, seorang analis pasar di IG, memperingatkan dalam catatan pagi ini bahwa mengingat korelasi kuat antara harga minyak dan ekuitas, pasar Asia tidak tampak akan memiliki awal yang baik untuk sepekan ini.
Selain itu, Indeks Hang Seng melemah 203,68 poin atau 0,96% ke level 21.112,79, Indeks Shanghai turun 35,88 poin atau 1,17% ke level 3.042,23, dan Indeks Strait Times juga terlihat turun 18,79 poin atau 0,64% ke level 2.905,15.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp24 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp9,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp8,53 miliar dan aksi beli Rp18,016 miliar. Tercatat 5 saham menguat, 25 saham melemah dan 15 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra Internatioanl Tbk (ASII) naik Rp125 menjadi Rp7.800, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik Rp25 menjadi Rp9.050, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp10 menjadi Rp2.100.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp975 menjadi Rp97.525, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp150 menjadi Rp20.000, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp150 menjadi Rp6.975.
(izz)
Lihat Juga :