Soal Holdingisasi, Menteri Rini Dituding Ingin Jual BUMN

Senin, 18 April 2016 - 19:39 WIB
Soal Holdingisasi, Menteri...
Soal Holdingisasi, Menteri Rini Dituding Ingin Jual BUMN
A A A
JAKARTA - Rencana pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dituding oleh Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu sebagai agenda besar Menteri BUMN Rini Soemarno untuk menjual perusahaan pelat merah ke pihak asing. Apalagi menurutnya Menteri Rini disebut tidak berniat melantaikan perusahaan BUMN di bursa, melainkan hanya mencatat obligasi pasar modal.

"Itu cara dia (Menteri Rini) untuk menjual bulat-bulat BUMN kita ke asing dengan kedok holdingisasi itu. Apalagi yang boleh melantai di bursa hanya obligasi, padahal obligasi itu kan utang," ucap Ketua Umum (Ketum) Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada Sindonews di Jakarta (18/4/2016).

(Baca Juga: Kebut Holding, Menteri Rini Janji Tak Seret BUMN untuk IPO)

Dia juga menyayangkan niat Menteri Rini untuk mencatatkan obligasi di lantai bursa. Karena menurutnya investor yang membeli obligasi di pasar modal milik holding BUMN itu tidak memiliki risiko atau menanggung utang BUMN jika terjadi miss manajemen. Lanjut dia biasanya jika terjadi default membayar utang obligasi hanya boleh dilakukan 1 kali repo.

"Itu untuk menunda dan selanjutnya, pihak investor akan minta konversi saham holding BUMN. Nah investor ini bisa dari asing atau dalam negeri. Berbeda dengan misalnya holding itu melantai. Semuanya terbuka. Kalau obligasinya saja yang dibuka, artinya dia melakukan sebuah kegiatan di bursa saham tapi tertutup," pungkasnya.

(Baca Juga: Awas, Holding BUMN Energi Rawan Penumpang Gelap)
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
11 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
43 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved