USD Berjaya Lawan Yen, Rupiah Dibuka Melemah di Awal Pekan
Senin, 25 April 2016 - 10:21 WIB
USD Berjaya Lawan Yen, Rupiah Dibuka Melemah di Awal Pekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka melemah dan terus bergerak semakin tidak berdaya setelah pada penutupan akhir pekan kemarin belum juga menunjukkan kebangkitan. Pelemahan mata uang Garuda ini terjadi saat USD balik melawan terhadap Yen Jepang.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.235/USD. Posisi ini tercatat semakin melemah dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.169/USD.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka di level Rp13.208/USD dan pada pukul 09.55 WIB bergerak semakin tertekan di posisi Rp13.225/USD. Tercatat rupiah melemah tipis sebesar 18 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.190/USD.
Menurut data Bloomberg rupiah dibuka juga melemah pada posisi Rp13.234/USD dengan kisaran harian Rp13.215 - Rp13.242/USD. Posisi ini tidak lebih baik dibandingkan akhir pekan kemarin di level Rp13.194/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pagi ini ada pada level Rp13.228/USD. Posisi ini semakin tidak berdaya dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.192/USD.
Dilansir dari CNBC, Yen merosot tajam terhadap USD setelah pada sesi sebelumnya sempat menyentuh posisi 111.78 terhadap mata uang Paman Sam -julukan Amerika Serikat- dan pada hari ini tercatat melemah 0,385 di level 111.36.
Manajer Direktur Strategi Valuta Asing di BK Asset Management, Kathy Lien menerangkan pelemahan Yen terimbas oleh harapan kepada Bank Sentral Japan (BOJ) yang menggelar pertemuan akhir pekan ini. "Ada isu bahwa BOJ akan mengumumkan suku bunga negatif untuk melengkapi suku bunga Deposito negatif," terang dia.
"Dengan ekonomi Jepang yang terus berjuang di bawah penguatan yen dan pertumbuhan ekonomo global yang mnelambat. Sejumlah pengamat menilai setelah melihat posisi yen, ini menjadi kesempatan oleh BOJ untuk melakukan pelonggaran," sambungnya.
Bank Sentral dijadwalkan akan menggelar pertemuan dan mengambil keputusan seputar kebijakan moneter pekan ini, ketika analis mengharapkan adanya kebijakan negatif. Saat yen jatuh ke posisi terendah dalam tiga pekan terakhir melawan USD, pounds terlihat mengalami perbaikan pada posisi 1.4475 dan mata uang secara umum telah melemah terhadap USD, saat euro melemah ke level 1.1216.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.235/USD. Posisi ini tercatat semakin melemah dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.169/USD.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka di level Rp13.208/USD dan pada pukul 09.55 WIB bergerak semakin tertekan di posisi Rp13.225/USD. Tercatat rupiah melemah tipis sebesar 18 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.190/USD.
Menurut data Bloomberg rupiah dibuka juga melemah pada posisi Rp13.234/USD dengan kisaran harian Rp13.215 - Rp13.242/USD. Posisi ini tidak lebih baik dibandingkan akhir pekan kemarin di level Rp13.194/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pagi ini ada pada level Rp13.228/USD. Posisi ini semakin tidak berdaya dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.192/USD.
Dilansir dari CNBC, Yen merosot tajam terhadap USD setelah pada sesi sebelumnya sempat menyentuh posisi 111.78 terhadap mata uang Paman Sam -julukan Amerika Serikat- dan pada hari ini tercatat melemah 0,385 di level 111.36.
Manajer Direktur Strategi Valuta Asing di BK Asset Management, Kathy Lien menerangkan pelemahan Yen terimbas oleh harapan kepada Bank Sentral Japan (BOJ) yang menggelar pertemuan akhir pekan ini. "Ada isu bahwa BOJ akan mengumumkan suku bunga negatif untuk melengkapi suku bunga Deposito negatif," terang dia.
"Dengan ekonomi Jepang yang terus berjuang di bawah penguatan yen dan pertumbuhan ekonomo global yang mnelambat. Sejumlah pengamat menilai setelah melihat posisi yen, ini menjadi kesempatan oleh BOJ untuk melakukan pelonggaran," sambungnya.
Bank Sentral dijadwalkan akan menggelar pertemuan dan mengambil keputusan seputar kebijakan moneter pekan ini, ketika analis mengharapkan adanya kebijakan negatif. Saat yen jatuh ke posisi terendah dalam tiga pekan terakhir melawan USD, pounds terlihat mengalami perbaikan pada posisi 1.4475 dan mata uang secara umum telah melemah terhadap USD, saat euro melemah ke level 1.1216.
(akr)