BI Ungkap Penyebab Ekonomi Indonesia Terseok

Selasa, 26 April 2016 - 19:04 WIB
BI Ungkap Penyebab Ekonomi...
BI Ungkap Penyebab Ekonomi Indonesia Terseok
A A A
JAKARTA - Kendati perekonomian Indonesia mulai pulih, Bank Indonesia mengevaluasi perekonomian tahun 2015 yang merupakan tahun penuh tantangan besar. Tantangan ini imbas dari pelemahan global.

Direktur Eksekutif Kebijakan ekonomi dan Moneter BI, Juda Agung mengatakan, tantangan global tersebut membuat ekonomi Indonesia sempat terseok bahkan berdampak pada kondisi mata uang Indonesia.

"2015 sempat terseok, kami dihadapkan pada krisis Yunani, dan dipertengahan tahun devaluasi yuan, kemudian di September kita dihadapkan pada kemungkinan The Fed segera menaikan suku bunga yang kemudian kurs rupiah sempat Rp14.000 saat itu," kata Juda di Gedung BI, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Tapi dengan berbagai upaya yang BI lakukan dan koordinasi BI dengan Kementerian Keuangan, Kemenko Perekonomian, kata dia, maka di akhir 2015 ekonomi Indonesia bisa kembali normal.

"Kami koordinasi dengan Kemenkeu dan Kemenko. Alhamdulilah ekonomi di akhir 2015 bisa dikatakan perkembangannya cukup positif," katanya.

Juda menjelaskan, diantaranya, stabilitas terjaga, inflasi kembali masuk ke dalam kisaran target BI 4% plus minus 1%, current account deficit (CAD) juga kembali pada tingkat yang sehat dan pertumbuhan ekonomi juga berangsur membaik terutama di triwulan III 2015.

"Jadi triwulan III 2015 itu ada titik bali, perbaikan ekonomi karena peran fiskal dalam stimulus ekonomi sudah mulai jalan pada triwulan 2015. Triwulan IV 2015 5,04%. Dan diharapkan di triwulan I 2016 ini semakin baik sampai seterusnya," pungkas Juda.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
BI Optimistis Ekonomi...
BI Optimistis Ekonomi Indonesia Capai 5,5% di 2024
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9%–5,7% di 2026
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Ramalan Bos BI: Ekonomi...
Ramalan Bos BI: Ekonomi Indonesia 2024 Tumbuh di Kisaran 4,7-5,5%
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
4 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved