Ini Alasan Pemerintah Cabut Subsidi Listrik 900 VA

Rabu, 27 April 2016 - 12:43 WIB
Ini Alasan Pemerintah...
Ini Alasan Pemerintah Cabut Subsidi Listrik 900 VA
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya‎ Mineral (ESDM) akan mencabut subsidi listrik untuk golongan 900 Volt Ampere (VA), lantaran pelanggan golongan ini masuk kategori mampu. Rencananya pencabutan subsidi tersebut akan diberlakukan pada Juli 2016.

(Baca:Sudirman Said Miris Masih Ada Daerah Belum Tersentuh Listrik)

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, ‎pemerintah berupaya menggeser peruntukan subsidi dari masyarakat mampu ke masyarakat yang berhak mendapatkan. Selain itu, subsidi listrik juga akan dialihkan untuk pengembangan infrastruktur.

"Jadi, saya kira yang akan dilakukan adalah menggeser ke tempat yang lebih tepat sasaran," katanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Dia menyebutkan, rasio elektrifikasi nasional saat ini di angka 87%, dan pemerintah menargetkan rasionya meningkat menjadi 97% pada 2019. Namun, masih ada 56 kabupaten yang rasio elektrifikasinya masih di bawah 50%, 46 di antaranya ada di timur, selebihnya di Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, Nias dan Mentawai.

‎Selain itu, ada 12.659 desa tersebar di seluruh Indonesia yang belum memiliki akses listrik dari PLN. Bahkan, 2.519 di antaranya masih gelap gulita di malam hari. Desa-desa ini mayoritas terletak di Papua dan kawasan timur Indonesia lainnya.

"Ini semua menjadi tugas pemerintah dan tugas kita bersama untuk memberikan keadilan, dengan menyiapkan listrik bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil tersebut," imbuhnya.

‎Menurutnya, subsidi listrik akan digeser untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dengan melistriki daerah yang belum menikmati listrik. (Baca: Sudirman Said Sindir Kinerja PLN Grasak Grusuk)

"Rasio elektrifikasi, kita punya tanggung jawab berat, karena itu perlu dilakukan dengan baik, masalah subsidi serta sekali kalau kita geser masyarakat ke yang berhak, penghematan belasan triliun, subsidi bisa digeser ke yang belum beruntung, tugas negara memperhatikan yang lemah memberikan dorongan yang sudah, sehingga negara punya dukungan kuat," tandas Sudirman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ternyata Tak cuma Masyarakat...
Ternyata Tak cuma Masyarakat Biasa, Kelompok Bisnis pun Dapat Subsidi Listrik
Penggunaan Kompor Listrik...
Penggunaan Kompor Listrik Dinilai hanya Pindahkan Beban dari Hilir ke Hulu
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Subsidi Listik Diperpanjang...
Subsidi Listik Diperpanjang hingga September 2020
5 Kebutuhan Masyarakat...
5 Kebutuhan Masyarakat Indonesia yang Mendapat Subsidi Pemerintah
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved