Rupiah Berakhir Menguat Tipis, USD Mendatar

Rabu, 27 April 2016 - 15:55 WIB
Rupiah Berakhir Menguat...
Rupiah Berakhir Menguat Tipis, USD Mendatar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup menguat tipis, untuk menjaga tren positif sejak sesi pembukaan pagi tadi. Penguatan mata uang Garuda terjadi di tengah pergerakan mendatar USD cenderung turun terhadap beberapa mata uang utama.

Menurut data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.205/USD dengan kisaran harian Rp13.155-Rp13.215/USD. Posisi tersebut melemah dengan turun tipis tiga poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.202/USD.

Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.218/USD. Posisi ini lebih baik apabila dibandingkan dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.237/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.202/USD dengan kisaran Rp13.162-Rp13.217/USD. Posisi itu tercatat menguat 3 poin jika dibanding penutupan kemarin di posisi Rp13.205/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah hari ini terparkir pada level Rp13.173/USD. Posisi ini tercatat semakin menguat dari posisi kemarin yang terparkir di level Rp13.215/USD.

Dilansir Reuters, Rabu (27/4/2016) USD tercatat mendatar menjelang keputusan hasil pertemuan The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) dan Bank Of Japan (BOJ), sedangkan dollar Australia (AUD) anjlok setelah data inflasi menunjukkan perlambatan ke posisi terendah.

Fed diyakini akan menjaga suku bunga tetap stabil sehingga fokus selanjutnya adalah pernyataan dari para petinggi Bank Sentral untuk memberikan sinyal terkait kebijakan lanjutan. Para analis memperkirakan pembuat kebijakan kemungkinan akan berhati-hati terutama setelah data negatif ekonomi AS.

Pada pasar mata uang tercatat greenback mengalami penurunan sekitar 0,2% terhadap yen menjadi 111.08, dibandingkan sesi sebelumnya 110.67. Penguatan terjadi pada yen terhadap euro di level 125.98 setelah pada sesi sebelumnya sempat turun 0,2%.

Euro juga melemah melawan USD ke level 1.1297 sedangkan indeks USD terhadap enam mata uang utama terlihat menurun 0,1% menjadi 94,504. Pelemahan cukup dalam menimpa dollar Australia (AUD) yang tergelincir 1,5% ke level 0.7632.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
5 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
Trump Ogah Terlibat...
Trump Ogah Terlibat Rekonstruksi Ukraina setelah Perang Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved