Harga Emas Antam Naik Lagi Saat Emas Dunia Turun Tipis

Kamis, 28 April 2016 - 08:52 WIB
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Lagi Saat Emas Dunia Turun Tipis
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini kembali naik setelah pada perdagangan kemarin juga mengalami kenaikan. Penguatan harga emas Antam ini di tengah turunnya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Kamis (28/4/2016), harga jual emas Antam yang dijual di Gedung Antam naik Rp2.000 menjadi Rp581.000/gram dari sebelumnya Rp579.000/gram dengan harga buyback naik Rp2.000 menjadi Rp522.000/gram dari sebelumnya Rp520.000/gram. Sementara, harga emas Antam yang dijual di Pulogadung sebesar Rp571.000/gram, dan di Gedung Sarinah sebesar Rp579.000/gram.

Harga emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.122.000, dengan harga per gram Rp561.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.665.000 dengan harga per gram Rp555.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.208.000 dengan harga per gram Rp552.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.760.000 dengan harga per gram Rp552.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.445.000, dengan harga per gram Rp544.500. Harga emas 25 gram Rp13.475.000 dengan harga per gram Rp539.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.800.000, dengan harga per gram Rp536.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.425.000, dengan harga per gram Rp534.250. Harga emas 250 gram mencapai Rp133.175.000, dengan harga per gram Rp532.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp265.975.000 dengan harga per gram Rp531.950.

Sementara dilansir Reuters hari ini, harga emas dunia turun tipis setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahan suku bunga, dan tidak terburu-buru untuk mengambil langkah tersebut.

Harga emas global di pasar spot turun tipis 0,1% menjadi USD1.244,50 per ons pada pukul 00.43 GMT. Meski demikian, harga logam telah menguat hingga 1% sepanjang sesi terakhir.

Harga emas dunia telah naik 17% selama tahun ini di tengah ekspektasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga agresif tahun ini lantaran adanya risiko ekonomi global. Bank sentral AS menaikkan suku di Desember untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
14 menit yang lalu
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
1 jam yang lalu
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
10 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
11 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
11 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
11 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved