Rupiah Balik Menguat, IHSG Makin Terjerumus ke Zona Merah
Senin, 02 Mei 2016 - 12:35 WIB
Rupiah Balik Menguat, IHSG Makin Terjerumus ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini makin menguat meski pada pembukaan tadi pagi dibuka sedikit melemah. Penguatan rupiah siang ini di tengah semakin melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat menguat ke level Rp13.158/USD dibanding penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.180/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.180/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.187/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.192/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.204/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.175/USD dengan kisaran harian Rp13.175-Rp13.198/USD. Posisi tersebut masih melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.165/USD.
Sementara, IHSG sesi I parkir ke zona merah atau melemah 34,81 poin atau 0,72% ke level 4.803,77. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG melemah 7,73 poin atau 0,16% ke level 4.830,85. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 9,81 poin atau 0,20% ke level 4.838,58.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini semuanya berada di jalur negatif atau melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur industri dasar masing-masing 2,28% dan 1,70%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,33 triliun dengan 2,56 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp248,13 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp839,47 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp591,33 miliar. Tercatat 111 saham menguat, 186 melemah dan 80 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat menguat ke level Rp13.158/USD dibanding penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.180/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.180/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.187/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.192/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.204/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.175/USD dengan kisaran harian Rp13.175-Rp13.198/USD. Posisi tersebut masih melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.165/USD.
Sementara, IHSG sesi I parkir ke zona merah atau melemah 34,81 poin atau 0,72% ke level 4.803,77. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG melemah 7,73 poin atau 0,16% ke level 4.830,85. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 9,81 poin atau 0,20% ke level 4.838,58.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini semuanya berada di jalur negatif atau melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur industri dasar masing-masing 2,28% dan 1,70%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,33 triliun dengan 2,56 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp248,13 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp839,47 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp591,33 miliar. Tercatat 111 saham menguat, 186 melemah dan 80 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG).
(izz)
Lihat Juga :