Rupiah Ditutup Sulit Tinggalkan Level Rp13.200/USD
Rabu, 04 Mei 2016 - 17:09 WIB
Rupiah Ditutup Sulit Tinggalkan Level Rp13.200/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup terpuruk masih sulit meninggalkan kisaran level Rp13.200/USD. Penurunan mata uang Garuda jelang libur panjang terjadi di tengah tergelincirnya pounds terhadap USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.305/USD dengan kisaran harian Rp13.235-Rp13.305/USD. Posisi tersebut anjlok 110 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.195/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.282/USD. Posisi ini terlihat semakin melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.197/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.261/USD dengan kisaran Rp13.227-Rp13.285/USD. Posisi itu tercatat menyusut 74 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.187/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berakhir tertahan pada level Rp13.246/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi kemarin yang terparkir di level Rp13.162/USD.
Dilansir CNBC, Rabu (4/5/2016) pounds tercatat kembali tergelincir melawan USD dan menjadi yang terburuk selama enam pekan dibandingkan sesi-sesi sebelumnya. Penyusutan pounds terjadi di tengah survei yang menunjukkan kampanye Inggris Raya untuk meninggalkan Uni Eropa.
Jejak pendapat tersebut diyakini berimbas negatif kepada pounds yang turun skitar 1% terhadap greenback. Tercatat pada hari ini pounds melemah sekitar 0,2% menjadi 1.4500 usai sempat memburuk pada sesi kemarin di level 1.4770.
Pada pasar mata uang seperti dilansir CNBC, indeks USD yang mengukur terhadap beberapa mata uang utama ada pada posisi 93.173 siang tadi. Sedangkan dolar Australia (AUD) masih mengalami tekanan ada pada level 0.7499.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.305/USD dengan kisaran harian Rp13.235-Rp13.305/USD. Posisi tersebut anjlok 110 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.195/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.282/USD. Posisi ini terlihat semakin melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.197/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.261/USD dengan kisaran Rp13.227-Rp13.285/USD. Posisi itu tercatat menyusut 74 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.187/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berakhir tertahan pada level Rp13.246/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi kemarin yang terparkir di level Rp13.162/USD.
Dilansir CNBC, Rabu (4/5/2016) pounds tercatat kembali tergelincir melawan USD dan menjadi yang terburuk selama enam pekan dibandingkan sesi-sesi sebelumnya. Penyusutan pounds terjadi di tengah survei yang menunjukkan kampanye Inggris Raya untuk meninggalkan Uni Eropa.
Jejak pendapat tersebut diyakini berimbas negatif kepada pounds yang turun skitar 1% terhadap greenback. Tercatat pada hari ini pounds melemah sekitar 0,2% menjadi 1.4500 usai sempat memburuk pada sesi kemarin di level 1.4770.
Pada pasar mata uang seperti dilansir CNBC, indeks USD yang mengukur terhadap beberapa mata uang utama ada pada posisi 93.173 siang tadi. Sedangkan dolar Australia (AUD) masih mengalami tekanan ada pada level 0.7499.
(akr)