Pariwisata Jadi Referensi Proyek Infrastruktur

Rabu, 04 Mei 2016 - 17:36 WIB
Pariwisata Jadi Referensi...
Pariwisata Jadi Referensi Proyek Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Langkah pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia disambut positif oleh kalangan pengusaha di sektor pariwisata. Hal ini lantaran sektor pariwisata diyakini telah menjadi referensi pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam pembangunan infrastruktur karena terbukanya peluang ekonomi baru.

Kepala Bidang Investasi Pariwisata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Hengky Manurung menerangkan infrastruktur yang menunjang sangat diperlukan untuk mencapai target pemerintah meraup 20 juta wisatawan asing pada tahun 2020.

"Hebatnya pariwisata saat ini bahwa sudah dijadikan referensi. Karena pariwisata dianggap bisa membuka pertumbuhan ekonomi baru," kata dia, setelah acara Hospitality Investment Conference Indonesia.

Dia menambahkan keseriusan pemerintah terlihat dengan dibangunnya kereta api Makasar yang sedang berjalan serta beberapa infrastruktur lainnya. Namun dibalik semua itu, kata Hengky yang menjadi tantangan adalah di wilayah barat Indonesia, misalnya di Sumatera. "Selama ini kita tahu kalau mau masuk Sumatera itu seperti apa, jalannya banyak lubang. Itu yang menjadi tantangan," kata dia.

Menurutnya karena itu perlu ada forum yang dapat mempertemukan antara pemerintah dan pelaku profesional perhotelan global untuk membahas soal pariwisata. Pihaknya juga sudah menentukan 10 destinasi wisata baru. "Antara lain Danau Toba, Sumatera Barat, Tanjung Pinang, Bangka Belitung, dan Tanjug Lesung, Banten," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Sphere Conference, Chua Wee Phong mengatakan, pihaknya sangat mendukung Kementerian Pariwisata dengan berbagai upaya. Sphere Conference merupakan lengan konferensi dari Singapore Press Holding Limited (SPH).

"Kami akan lanjutkan hubungan baik ini dan menjadi andalan. Semacam sebuah platform bagi pemimpin senior perhotelan untuk bertemu dan bertukar pikiran dengan sesama pelaku bisnis dalam pasar investasi perhotelan paling bergelora di wilayah ini," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Infrastruktur, Hambatan...
Infrastruktur, Hambatan Besar Pariwisata Indonesia Berkembang
Dukung Pariwisata di...
Dukung Pariwisata di Likupang, PLN Kebut Pembangunan Infrastruktur Listrik
Tanaka Energi Siap Bangun...
Tanaka Energi Siap Bangun Infrastruktur Pariwisata di Sambas
Selayar Disiapkan Jadi...
Selayar Disiapkan Jadi KEK, Gubernur Tinjau Infrastruktur Pariwisata
Infrastruktur Belum...
Infrastruktur Belum Rampung, Lorong Wisata di Makassar Batal Diluncurkan
Infrastruktur Jalan...
Infrastruktur Jalan Digenjot, Pariwisata di Torut Kian Menggeliat
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved