Indonesia Perkuat Kerja Sama ASEAN+3 Hadapi Tantangan Global

Kamis, 05 Mei 2016 - 05:24 WIB
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama ASEAN+3 Hadapi Tantangan Global
A A A
JAKARTA - Menghadapi tantangan perekonomian global, Bank Indonesia dan pemerintah berkomitmen memperkuat kerja sama dengan negara-negara ASEAN, Jepang, Korea, dan Tiongkok (ASEAN+3).

Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Agus Dermawan Martowardojo, yang hadir bersama dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Bambang Brodjonegoro, pada pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara ASEAN+3 di Frankfurt, Jerman, pada hari Selasa, 3 Mei 2016.

Gubernur BI mengatakan ada tiga langkah penguatan yang disepakati dalam pertemuan tersebut, yaitu komitmen bersama untuk memperkuat penyediaan fasilitas likuiditas jangka pendek sebagai jaring pengaman keuangan di wilayah regional dalam kerangka Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM), memperkuat unit surveilans regional yaitu ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), dan pengembangan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal kawasan dalam kerangka Asian Bond Markets Initiative (ABMI).

"Bagi Indonesia, kerja sama ASEAN+3 sangat penting, terutama dalam tiga hal," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (4/5/2016).

Pertama, penyediaan fasilitas likuiditas jangka pendek untuk mengantisipasi dan mengatasi krisis keuangan. Kedua, membantu menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan Indonesia melalui pelaksanaan asesmen terhadap perekonomian Indonesia secara reguler oleh AMRO.

Ketiga, mendukung upaya pendalaman pasar keuangan dalam menjaga stabilitas keuangan baik dalam negeri maupun kawasan. Menghadapi perekonomian global yang masih tidak berimbang serta ketidakpastian dan risiko ke depan, ASEAN+3 diharapkan dapat menjadi mesin pertumbuhan.

Dalam pertemuan juga dilakukan pertukaran pandangan mengenai kondisi ekonomi dan keuangan kawasan yang masih dihadapkan pada sejumlah tantangan.

Pada kesempatan ini, Agus juga menyampaikan penjelasan mengenai perkembangan ekonomi serta kebijakan yang telah diambil Indonesia.

Berbagai kebijakan diambil untuk mengantisipasi pelemahan pertumbuhan ekonomi global, termasuk implementasi bauran kebijakan yang dinilai efektif dalam menjaga stabilitas keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Integrasi Keuangan ASEAN...
Integrasi Keuangan ASEAN Sepakat Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Buka ASEAN Fest 2023,...
Buka ASEAN Fest 2023, Gubernur BI Pamer Kinerja Ekonomi Indonesia
Deflasi Selama 4 Bulan,...
Deflasi Selama 4 Bulan, Ekonom Prediksi BI Rate Turun ke 6%
Negara-negara ASEAN,...
Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved