Tekanan Kenaikan Harga Diperkirakan Meningkat Saat Lebaran

Jum'at, 06 Mei 2016 - 15:11 WIB
Tekanan Kenaikan Harga...
Tekanan Kenaikan Harga Diperkirakan Meningkat Saat Lebaran
A A A
JAKARTA - Hasil survei dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa konsumen memperkirakan tekanan kenaikan harga masih meningkat pada Juli 2016. Hal ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) tiga bulan mendatang yang tercatat naik 2,6 poin menjadi 174,0.

Direktur Eksekutif BI Tirta Segara mengatakan, melonjaknya harga-harga untuk konsumsi masyarakat diperkirakan terjadi di kelompok pakaian dan makanan. Akibat dari ada kemungkinan permintaan meningkat jelang Lebaran.

"Meningkatnya tekanan kenaikan harga diperkirakan terjadi utamanya pada kelompok sandang dan kelompok bahan makanan seiring dengan perkiraan meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujar dia dalam rilisnya, Jumat (6/5/2016).

Sementara, kata dia, konsumen dalam enam bulan ke depan juga memperkirakan jumlah tabungan di perbankan tidak setinggi bulan sebelumnya. Selain itu, angka pinjaman diprediksi akan lebih tinggi.

"Untuk kondisi enam bulan mendatang (Oktober 2016), konsumen memperkirakan kenaikan jumlah tabungan tidak lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Sementara itu, kenaikan jumlah pinjaman enam bulan mendatang diperkirakan lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya," katanya.

Di sisi lain, lanjut Tirta, survei konsumen BI mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian Indonesia masih berada dalam level optimis. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada April 2016 berada dalam level optimis sebesar 109,0 meski sedikit lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 109,8.

"Penurunan IKK April 2016 tersebut terutama disebabkan oleh penurunan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat Ini, khususnya persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
6 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
26 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
37 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
44 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved