Analis: Ekonomi RI di Bawah 5%, Investor Sudah Antisipasi

Jum'at, 06 Mei 2016 - 17:21 WIB
Analis: Ekonomi RI di...
Analis: Ekonomi RI di Bawah 5%, Investor Sudah Antisipasi
A A A
JAKARTA - Investor diyakini sudah memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah 5% pada kuartal I/2016. Tepatnya sejak akhir April dan awal bulan ini.

"Investor sudah antisipasi sejak akhir April dan awal Mei. Seakan mereka tahu PDB Indonesia belum membaik," ujar Analis Reliance Securities Lanjar Nafi melalui pesan singkat kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (6/5/2016).

(Baca: Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2016 Tumbuh 4,92%)

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di bawah 5% sebagai hal negatif. Namun, para investor sudah melakukan antisipasi dengan penyesuaian harga pada awal Mei. "PDB Indonesia di bawah 5% tentu negatif. Cuma untuk IHSG saya rasa sudah price-in ya dengan pelemahan menjelang dan awal Mei," kata dia.

Selain itu, kata dia, dana asing yang keluar dari pasar saham menjelang dan memasuki awal Mei lebih dari Rp2 triliun. Sehingga, hal tersbeut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melemah.

Sementara, investor seakan tetap tidak terpengaruh dengan hasil survei ekonom yang memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5%. Kendati demikian, ke depannya kondisi pasar saham tidak terlalu buruk karena dana asing sudah keluar banyak.

"Meskipun menurut survei ekonomi se-Bloomberg bagus ya naik jadi 5,07%, cuma kita lihat lagi enam kuartal belakangan ini survei selalu kontraksi sama hasil. Kalau efek ke depan sudah enggak terlalu buruk ya soalnya sudah price-in dari awal, asing pun suddah keluar banyak," pungkas Lanjar.

Baca Juga:

Perlambatan Ekonomi Kuartal I 2016 di Luar Prediksi
Pertumbuhan Ekonomi di Bawah Target, JK Salahkan Pemda
BI Ungkap Penyebab Ekonomi Kuartal I Rendah
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Bertahan di Zona...
IHSG Bertahan di Zona Positif, Pelaku Pasar Apresiasi Upaya Pemulihan Ekonomi
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Parkir Seharian di Zona...
Parkir Seharian di Zona Hijau, IHSG Tutup Akhir Pekan di 5.848
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
1 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
2 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
4 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
4 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
4 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved