Konsumsi Pertalite dan Pertamax Naik 30% Selama Libur Panjang

Minggu, 08 Mei 2016 - 20:37 WIB
Konsumsi Pertalite dan...
Konsumsi Pertalite dan Pertamax Naik 30% Selama Libur Panjang
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan, konsumsi Pertalite dan Pertamax pada libur panjang terkait Isra Mi’raj dan Kenaikan Isa Almasih pada 5-8 Mei 2016 naik hampir 30% dari total rata-rata penyaluran harian.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menyebutkan, hingga Kamis (5/5/2016), rata-rata konsumsi Pertalite selama arus keberangkatan tercatat di atas 9.000 KL per hari,atau bertambah 30% dari total rata-rata penyaluran harian sebesar 6.950 KL.

Adapun, konsumsi rata-rata Pertamax hingga hari yang sama juga bertambah sekitar 30% mencapai lebih dari 12.800 KL per hari dibandingkan total rata-rata penyaluran harian sekitar 9.750 KL. Penyaluran Pertamax bahkan sempat tembus 14.000 KL pada H-1 masa libur.

"Untuk konsumsi Premium stabil di kisaran 72.000 KL per hari. Adapun, Solar hanya terserap 86% atau sekitar 30.091 KL dari total rata-rata penyaluran harian sebesar 35.173," katanya seperti dalam rilis yang diterima Sindonews di Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Wianda mengatakan selama masa libur panjang akhir pekan ini Pertamina memproyeksikan peningkatan konsumsi BBM rata-rata sekitar 10% dari konsumsi harian normal. Kenaikan sekitar 10% diproyeksikan terjadi karena faktor banyaknya masyarakat yang memanfaatkan waktu libur panjang untuk kegiatan wisata yang lazimnya menyebabkan peningkatan konsumsi BBM.

“Kami melihat peningkatan stok Pertamax Series dan juga Pertalite mampu memenuhi tingkat konsumsi masyarakat yang semakin tinggi seperti selama masa libur panjang kemarin. Adapun Solar lebih rendah karena selama masa libur panjang angkutan barang memang relatif turun,” tutur dia.

Dia menambahkan Pertamina telah menginstruksikan kepada seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) untuk melakukan penebusan delivery order BBM mulai tanggal 1 Mei 2016 dengan jumlah lebih banyak dari kebutuhan normal untuk mengatasi peningkatan kebutuhan tersebut. Bahkan khusus untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) Pertamina telah meningkatkan persediaan seperti stok Pertamax yang biasanya sekitar 290.000 KL menjadi 330.000 KL.

Pertamina fokus pada pemenuhan stok di seluruh SPBU, khususnya di jalur-jalur yang diperkirakan akan mengalami lonjakan kendaraan, seperti tol Cipularang dan Cipali.

Ketersediaan stok BBM Pertamina sampai dengan hari ini rata-rata selama 24 hari. Ketahanan stok Premium selama 19 hari, Solar sekitar 30 hari, Pertamax sebanyak 24 hari, dan Avtur selama 23 hari.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
16 menit yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
35 menit yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
1 jam yang lalu
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
1 jam yang lalu
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
1 jam yang lalu
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
2 jam yang lalu
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved