Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Terperosok

Senin, 09 Mei 2016 - 09:13 WIB
Bursa Asia Variatif,...
Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Terperosok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari awal pekan ini dibuka tidak berdaya di wilayah negatif. IHSG dibuka melemah 16,88 poin atau 0,35% ke level 4.805,72 seiring variatifnya bursa saham Asia.

Sementara, IHSG pada perdagangan Rabu (4/5/2016) menguat 10,33 poin atau 0,21% ke level 4.822,60 di tengah kemerosotan mayoritas bursa utama Asia ke zona merah.

Seperti dikutip dari CNBC hari ini, saham Asia dibuka variatif (mixed), karena harga minyak naik akibat dari pemadaman pasokan di Kanada dan di tengah pemecatan menteri minyak Arab Saudi Ali al-Naimi.

Indeks Australia ASX 200 0,14% lebih tinggi, didukung oleh sub indeks energi dan material yang masing-masing naik 2,33% dan 1,2%.

Beijing merilis data perdagangan kemarin yang menunjukkan ekspor dikontrak 1,8% dan impor jatuh 10,9%. Investor kemungkinan akan mengawasi pasar Australia bereaksi terhadap data baru ini, karena China adalah salah satu mitra dagang utama Australia.

Indeks Nikkei 225 dibuka 0,99% lebih tinggi. Sementara, USD/yen diperdagangkan naik 0,33% di level 107,43. Pelemahan yen umumnya lebih baik untuk manufaktur Jepang, karena membuat produk mereka lebih murah bagi pembeli di luar negeri. Indeks Korea Selatan.

Sementara, di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,1% pada hari pertama perdagangan pekan ini setelah pada Kamis dan Jumat ditutup karena libur panjang.

Sektor saham dalam negeri mayoritas melamah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang turun 2,13% disusul sektor manufaktur yang turun 1,80%. Sementara, sektor yang menguat hanya infrastruktur yang menguat 1,88%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp44 miliar dengan 12 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp4,97 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp31,93 miliar dan aksi beli Rp36,91 miliar. Tercatat 16 saham menguat, 15 saham melemah dan 12 saham stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp19.250, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik Rp75 menjadi Rp8.975, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp125 menjadi Rp15.475.

Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.975 menjadi Rp98.000, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp900 menjadi Rp44.250, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp400 menjadi Rp67.500.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved