528 Orang Indonesia di Panama Papers Belum Teridentifikasi

Kamis, 12 Mei 2016 - 19:06 WIB
528 Orang Indonesia...
528 Orang Indonesia di Panama Papers Belum Teridentifikasi
A A A
JAKARTA - Geger Panama Papers pada April lalu membuat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melakukan penyelidikan. Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi mengatakan, dari 1038 nama wajib pajak Indonesia yang tercantum di Panama Papers sebanyak 528 nama belum teridentifikasi apakah memiliki NPWP atau tidak.

Menurut Ken, data tersebut berpotensi akan berkembang lagi bila kelak ditemukan nama-nama baru di Panama Papers.

“Kami akan cek satu-satu dari data tersebut. Yang NPWP perlu diidentifikasi lagi, apa melapor atau enggak. Dari yang berNPWP ada yang tidak melapor. Nanti kami tindak lanjuti dengan penyidikan,” katanya di Kantor Pusat Pajak, Kamis (12/5/2016).

Adapun bagi mereka yang memiliki NPWP namun diragukan oleh Direktorat Jenderal Pajak juga akan diselidiki lebih lanjut. “Misalnya nama dan alamatnya sama tapi NPWPnya punya orang lain. Lebih parah lagi kalau enggak punya NPWP dan SPTnya juga enggak masuk,” katanya.

Kedepannya, Ken berjanji akan terus memperbaiki datanya. Terlebih lagi untuk mereka yang belum menunaikan kewajibannya sebagai wajib pajak dan datanya ada di Panama Papers.

"Kami akan selalu perbaharui datanya. Dulu waktu saya masih staf ahli, saya membantu mengumpulkan data WP yang masih belum bayar pajak. Terus pas saya jadi Plt Dirjen Pajak, saya menindak yang belum bayar pajak dan enggak punya SPT. Sekarang setelah Plt nya hilang, saya tetap menindak mereka yang enggak taat pajak," pungkasnya.

Dari nama 1038 yang ada di Panama Papers itu 272 memiliki NPWP. Dari jumlah itu 225 yang lapor SPT. Kemudian yang sudah di berikan STP (Surat Tagihan Pajak) 137, namun sedang ditelusuri apakah terkait Panama atau tidak. Sebanyak 78 sudah diimbau dan Ditjen Pajak mengatakan tetap meneliti lagi apakah berhubungan dengan Panama Papers atau tidak.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waduh, Sri Mulyani Lihat...
Waduh, Sri Mulyani Lihat Masih Ada Celah Penggelapan Pajak di Indonesia
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Amankan Rp2,8 Triliun...
Amankan Rp2,8 Triliun dari Penegakan Hukum Pajak, DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved