Rupiah Ditutup Ambruk Dekati Level Rp13.400/USD
Rabu, 18 Mei 2016 - 17:43 WIB
Rupiah Ditutup Ambruk Dekati Level Rp13.400/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir makin ambruk mendekati kisaran level Rp13.400/USD. Pelemahan mata uang Garuda ini terjadi di tengah keperkasaan USD melawan yen.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir anjlok pada level Rp13.392/USD dengan kisaran harian Rp13.310-Rp13.392/USD. Posisi tersebut melemah 87 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.305/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini juga jatuh pada posisi Rp13.393/USD. Posisi ini terlihat makin terpuruk dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp13.302/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini tercatat berakhir merosot ke level Rp13.380/USD dengan kisaran Rp13.307-Rp13.386/USD. Rupiah terlihat tidak lebih baik jika dibanding penutupan kemarin di level Rp13.295/USD.
Di sisi lain kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah terparkir menyusut pada level Rp13.319/USD. Posisi ini melihat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.278/USD.
Dilansir CNBC, Rabu (18/5/2016) kenaikan pasar saham saat para investor menanti kenaikan Fed rate, berimbas kepada penguatan USD untuk melemahkan Yen. Pelemahan mata uang Jepang disambut positif oleh para eksportir yang melihat keuntungan.
Tercatat yen melemah ke posisi 109.51 terhadap USD. Sementara indeks USD terhadap beberapa mata uang utama naik 0,4% ke level 94.897 untuk mencapai level tertinggi sejak 25 April. Euro sendiri tercatat sedikit tergelincir terhadap USD ke posisi terendah dalam tiga pekan yakni 1.1271, meski naik 0,3% terhadap yen 109.52.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir anjlok pada level Rp13.392/USD dengan kisaran harian Rp13.310-Rp13.392/USD. Posisi tersebut melemah 87 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.305/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini juga jatuh pada posisi Rp13.393/USD. Posisi ini terlihat makin terpuruk dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp13.302/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini tercatat berakhir merosot ke level Rp13.380/USD dengan kisaran Rp13.307-Rp13.386/USD. Rupiah terlihat tidak lebih baik jika dibanding penutupan kemarin di level Rp13.295/USD.
Di sisi lain kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah terparkir menyusut pada level Rp13.319/USD. Posisi ini melihat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.278/USD.
Dilansir CNBC, Rabu (18/5/2016) kenaikan pasar saham saat para investor menanti kenaikan Fed rate, berimbas kepada penguatan USD untuk melemahkan Yen. Pelemahan mata uang Jepang disambut positif oleh para eksportir yang melihat keuntungan.
Tercatat yen melemah ke posisi 109.51 terhadap USD. Sementara indeks USD terhadap beberapa mata uang utama naik 0,4% ke level 94.897 untuk mencapai level tertinggi sejak 25 April. Euro sendiri tercatat sedikit tergelincir terhadap USD ke posisi terendah dalam tiga pekan yakni 1.1271, meski naik 0,3% terhadap yen 109.52.
(akr)