Defisit Transaksi Berjalan Turun Didorong Surplus Neraca Perdagangan

Jum'at, 20 Mei 2016 - 05:13 WIB
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Turun Didorong Surplus Neraca Perdagangan
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan defisit transaksi berjalan pada triwulan I 2016 tercatat sebesar 2,1% PDB, lebih rendah dari triwulan IV 2015 sebesar 2,4% PDB. Penurunan ini terutama didorong surplus neraca perdagangan nonmigas yang meningkat akibat impor berkurang sejalan dengan masih terbatasnya permintaan domestik.

Meskipun ekspor nonmigas secara keseluruhan menurun, kinerja ekspor beberapa komoditas nonmigas mulai menunjukkan perbaikan. Di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia pada April 2016 mencatat surplus sebesar USD0,67 miliar.

"Neraca Perdagangan kita membaik, imbasnya ke defisit transaksi berjalan. Transaksi modal dan finansial pada triwulan I 2016 mencatat surplus, seiring dengan berlanjutnya pelonggaran kebijakan moneter di negara-negara maju dan membaiknya prospek ekonomi domestik," ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo, Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Surplus transaksi modal dan finansial, lanjut dia, terutama ditopang oleh aliran masuk modal investasi portofolio dan investasi langsung.

"Secara keseluruhan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan I 2016 mengalami defisit, sejalan dengan surplus transaksi modal dan finansial yang lebih rendah," tegasnya.

Adapun posisi cadangan devisa pada akhir April 2016 tercatat sebesar USD107,7 miliar atau setara 8,1 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. "Angka tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Triwulan I 2021, Neraca...
Triwulan I 2021, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD743,84 Juta
Neraca Perdagangan Jatim...
Neraca Perdagangan Jatim Selama Januari-Februari 2021 Defisit USD389,26 Juta
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Dagang dengan China...
Dagang dengan China Hampir Selalu Defisit, Kenapa?
Perdagangan Jawa Timur...
Perdagangan Jawa Timur Mei 2023 Defisit USD659,81 Juta
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved