Rupiah Diramal Masih Sulit Bangkit di Awal Pekan
Senin, 23 Mei 2016 - 08:19 WIB
Rupiah Diramal Masih Sulit Bangkit di Awal Pekan
A
A
A
JAKARTA - Rupiah pada perdagangan awal pekan ini berpeluang melanjutkan tren negatif diprediksi akan kembali mendobrak benteng pertahanan support di level Rp13.478/USD. Pada akhir pekan kemarin terperosok di kisaran 30 poin pada level Rp13.608/USD.
"Belum adanya sentimen positif yang dapat menahan pelemahan tersebut berimbas ke laju rupiah yang akan terus bergerak melemah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (23/5/2016).
Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.588/USD serta resisten Rp13.569/USD dan tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah. Sementara, berbeda dengan laju IHSG yang sudah mulai mengalami kenaikan meski masih dipertanyakan seberapa kuatnya IHSG bertahan naik.
Nilai tukar rupiah kurang lebih masih sama seperti pergerakan sebelumnya dimana berada di zona merah."Pernyataan bahwa The Fed mempertimbangkan akan menaikan suku bunganya di bulan Juni jika data-data AS semakin membaik, telah mengangkat USD dan berimbas negatif ke sejumlah mata uang lainnya, termasuk rupiah," pungkasnya.
"Belum adanya sentimen positif yang dapat menahan pelemahan tersebut berimbas ke laju rupiah yang akan terus bergerak melemah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (23/5/2016).
Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.588/USD serta resisten Rp13.569/USD dan tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah. Sementara, berbeda dengan laju IHSG yang sudah mulai mengalami kenaikan meski masih dipertanyakan seberapa kuatnya IHSG bertahan naik.
Nilai tukar rupiah kurang lebih masih sama seperti pergerakan sebelumnya dimana berada di zona merah."Pernyataan bahwa The Fed mempertimbangkan akan menaikan suku bunganya di bulan Juni jika data-data AS semakin membaik, telah mengangkat USD dan berimbas negatif ke sejumlah mata uang lainnya, termasuk rupiah," pungkasnya.
(akr)