USD Perkasa, Rupiah Berakhir Merangkak Naik

Rabu, 25 Mei 2016 - 16:35 WIB
USD Perkasa, Rupiah...
USD Perkasa, Rupiah Berakhir Merangkak Naik
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup merangkak naik, meski tidak berubah signifikan. Pergerakan defensif USD terjadi di tengah penguatan USD terhadap beberapa mata uang utama.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.637/USD dengan kisaran Rp13.596-Rp13.703/USD. Posisi ini tercatat sedikit membaik jika dibanding penutupan kemarin Rp13.638/USD.

Sementara menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini dibuka melemah pada level Rp13.671/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari sebelumnya yang berakhir di level Rp13.606/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini ditutup pada posisi Rp13.640/USD dengan kisaran Rp13.605-Rp13.675/USD. Rupiah terlihat menguat terbatas dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.670/USD.

Posisi rupiah di data Sindonews bersumber dari Limas, sore ini ada pada level Rp13.642/USD. Posisi ini memperlihatkan perlawanan sedikit mata uang Garuda, bila melihat penutupan sebelumnya di level Rp13.667/USD.

Dilansir Reuters, Rabu (25/5/2016) USD menjadi mata uang dengan peningkatan tertinggi terimbas pernyataan The fed yang akan menaikkan suku bunga acuan AS lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya tercatat stabil pada level 95.516, setelah sebelumnya melonjak ke posisi tertinggi dalam dua bulan di level 95.661.

USD juga mengalami penguatan sebesar 0,2% menjadi 110.165 terhadap yen, naik dari posisi terendah sepanjang pekan ini 109.12. Sedangkan euro sedikit membaik terhadap USD bertambah 0,1% ke posisi USD1.11535, namun masih mendekati posisi terburuk dalam 10 pekan terakhir di level 1.1133. Euro seakan tidak bereaksi terhadap berita terkait kesepakatan mengenai bantuan utang bagi Yunani.

Di sisi lain dolar Australia (AUD) pada perdagangan hari ini mengalami kenaikan 0,3% menjadi 0.7205. Sementara poundsterling mencetak keuntungan 1,1% untuk menjadi kenaikan terbesar dalam 10 pekan terakhir. Pounds berada di level 1.4607 saat Menteri Keuangan zona euro menyetujui kesepakatan dengan Yunani dan International Monetary Fund (IMF) terkait permintaan bantuan Athena.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
7 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
7 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
7 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
7 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
8 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
8 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved